kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.711.000   2.000   0,07%
  • USD/IDR 17.818   -194,00   -1,08%
  • IDX 6.008   121,62   2,07%
  • KOMPAS100 794   18,85   2,43%
  • LQ45 597   10,61   1,81%
  • ISSI 206   5,10   2,54%
  • IDX30 339   4,60   1,38%
  • IDXHIDIV20 418   3,54   0,86%
  • IDX80 90   1,96   2,24%
  • IDXV30 113   2,76   2,50%
  • IDXQ30 109   1,12   1,03%

Ini Alasan CSM Corporatama (Indorent) Batal Gelar IPO


Kamis, 25 Agustus 2022 / 08:50 WIB
ILUSTRASI.


Reporter: Yuliana Hema | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Emiten Grup Salim, PT Indomobil Multi Jasa Tbk (IMJS) membatalkan rencana untuk menggelar penawaran umum saham perdana atawa initial public offering (IPO) anak usahanya, yakni  PT CSM Corporatama alias Indorent.

Direktur Utama Indomobil Multi Jasa, Jusak Kertowidjojo menuturkan CSM Corporatama tidak melanjutkan proses IPO karena kondisi pasar yang belum stabil.

"Sehingga CSM Corporatama tetap menjadi perusahaan tertutup dan melakukan penyesuaian kembali anggaran dasarnya," jelas Jusak dalam keterbukaan informasi, Selasa (23/8).

Dengan demikian, nilai kepemilikan saham IMJS tidak berubah dan tetap menjadi pemegang saham pengendali atas CSM Corporatama. Adapun IMJS menggenggam 99,99% saham CSM Corporatama.

Baca Juga: Indomobil Multi Jasa (IMJS) kucurkan modal ke anak usaha Rp 375 miliar

Padahal pada April 2022, IMJS telah mengumumkan rencana IPO Indorent. Mengacu Akta Nomor 39 tertanggal 12 April 2022, CSM Corporatama telah mengubah status badan hukum dari perusahaan tertutup menjadi perusahaan terbuka.

Perusahaan yang bergerak di bidang jasa sewa dan pengelolaan kendaraan itu juga telah mengubah namanya menjadi PT CSM Corporatama Tbk dan melakukan penyesuaian anggaran dasar sesuai dengan perundang-undangan terkait penawaran umum dan perusahaan terbuka.

Berdasarkan laporan IFR, CSM Corporatama membidik dana segar hingga US$ 250 juta atau setara Rp 3,7 triliun dari aksi korporasi tersebut. Perusahaan juga telah mengukur minat investor untuk menyerap saham IPO.  

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×