kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.623.000   7.000   0,27%
  • USD/IDR 18.032   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.236   49,76   0,80%
  • KOMPAS100 817   5,56   0,69%
  • LQ45 621   2,39   0,39%
  • ISSI 215   1,38   0,65%
  • IDX30 350   1,18   0,34%
  • IDXHIDIV20 430   0,35   0,08%
  • IDX80 93   0,50   0,54%
  • IDXV30 118   0,33   0,28%
  • IDXQ30 112   0,18   0,16%

Inflasi Pangan Diprediksi Mendorong Harga Emas


Senin, 09 Agustus 2010 / 09:46 WIB


Reporter: Barratut Taqiyyah, Bloomberg | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

TOKYO. Kontrak harga emas diramal akan mengalami kenaikan hari ini. Pemicunya, pelaku pasar menduga permintaan emas akan semakin meningkat seiring dengan pelemahan dollar.

Pada pukul 10.24 waktu Tokyo, kontrak harga emas untuk pengantaran cepat tak banyak mengalami perubahan di posisi US$ 1.206,65 per troy ounce. Minggu lalu, harga emas sudah mengalami kenaikan hingga 2,1%.

"Harga emas juga akan turut didongkrak dengan kenaikan harga gandum yang dapat memicu inflasi pangan," jelas Hwang Il Doo, senior trader KEB Futures Ci. Menurutnya, inflasi pangan dan dollar kemungkinan besar menjadi kunci utama dalam menggerakkan arah pergerakan emas dalam beberapa hari ke depan.

Sekadar informasi, minggu lalu, harga gandum di Chicago melonjak ke level tertinggi dalam 23 bulan terakhir. Kenaikan harga gandum terkait kebijakan Rusia yang melarang pengeksporan bahan pangan sehingga menyebabkan harga jagung, kedelai, dan beras melonjak.

Catatan saja, kontrak harga emas untuk pengantaran Desember naik 0,2% menjadi US$ 1.208,10 di Comex, New York. Pada pukul 10.24 waktu Tokyo, kontrak harga emas berada di posisi US$ 1.207,50 per troy ounce.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×