kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.729.000   18.000   0,66%
  • USD/IDR 17.719   -99,00   -0,56%
  • IDX 6.255   247,31   4,12%
  • KOMPAS100 831   37,01   4,66%
  • LQ45 625   27,23   4,56%
  • ISSI 213   7,03   3,41%
  • IDX30 354   15,20   4,48%
  • IDXHIDIV20 435   17,42   4,17%
  • IDX80 94   4,30   4,80%
  • IDXV30 116   2,90   2,56%
  • IDXQ30 114   4,59   4,21%

Industri Kripto Indonesia Diyakini Bisa Bertahan dari Badai Tekanan Pasar Global


Kamis, 07 Juli 2022 / 18:05 WIB
Ketua ICCA Rob Rafael Kardinal dan Ketua Aspakrindo Teguh K Harmanda dalam diskusi Blockchain Edufest 2022, Kamis (7/7).


Reporter: Hikma Dirgantara | Editor: Tendi Mahadi

Namun, secara umum, dia optimistis jumlah investor kripto maupun volume trading akan kembali tumbuh ketika market memasuki periode bullish. Pasalnya, sosial media dan pemberitaan akan sangat ramai sehingga mendorong investor maupun calon investor untuk bertransaksi. 

Menurutnya, peluang untuk hal tersebut masih terbuka. Apalagi, nantinya akan ada periode halving day yang bisa membantu rally kenaikan harga Bitcoin dkk. Tak hanya itu, rampungnya permasalahan inflasi, bank sentral yang mulai longgar, hingga terjadinya upgrade jaringan ETH 2.0, bisa menjadi katalis posiitf.

“Setelah periode bearish berkepanjangan, biasanya fase bullish akan memicu level all time high baru. Hal ini sudah terjadi di 2017 dan 2021 kemarin, jadi peluang ATH yang lebih tinggi masih ada,” tutupnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×