kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.610.000   7.000   0,27%
  • USD/IDR 18.008   -24,00   -0,13%
  • IDX 6.234   -1,63   -0,03%
  • KOMPAS100 818   1,65   0,20%
  • LQ45 624   2,69   0,43%
  • ISSI 216   0,62   0,29%
  • IDX30 350   0,23   0,07%
  • IDXHIDIV20 430   0,32   0,08%
  • IDX80 94   0,31   0,33%
  • IDXV30 119   1,05   0,89%
  • IDXQ30 112   0,22   0,20%

Indosurya: Investor wait and see data inflasi, kenaikan indeks tertahan


Selasa, 31 Mei 2011 / 08:12 WIB
ILUSTRASI. Pelayanan nasabah di kantor cabang Bank Mandiri, Jakarta Timur, Senin (6/4).


Reporter: Barratut Taqiyyah | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Dalam hasil riset hariannya, Indosurya Asset Management memprediksi, pada perdagangan Selasa (31/5) diperkirakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akan berada pada support 3.800-3.814 dan resistance 3.837-3.848.

Meski candle IHSG secara perlahan mulai menapaki penguatannya, namun, mulai tertahan dimana sebelumnya membentuk hanging man dan kemarin membentuk negative spinning tops. "Umumnya pola ini mengggambarkan kekuatan daya beli yang mulai terbatas untuk mendorong harga lebih tinggi lagi. Sementara kekuatan daya jual mulai menekan harga," jelas Reza Priyambada, Managing Research Indosurya.

Dia menambahkan, MACD tertahan untuk membentuk golden cross dengan histogram negatif yang memendek. RSI, William's %R, dan Stochastic reversal tertahan untuk melanjutkan penguatan menuju area overbought. Kenaikan IHSG terlihat tertahan dimana investor masih wait and see terkait data inflasi dari BPS yang akan segera dirilis.

"Meski diekspektasikan masih deflasi namun, investor lebih memilih menunggu rilis resminya. Investor tetap mewaspadai bila mulai ada sinyal penurunan," pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×