kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.576.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Indonesia Kendaraan Terminal (IPPC) kaji rencana buyback setelah sahamnya anjlok


Selasa, 10 Maret 2020 / 15:27 WIB
ILUSTRASI. Ilustrasi IPCC


Reporter: Benedicta Prima | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Sepanjang tahun ini, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terus melemah. Hingga Selasa (10/3) pukul 15.15 WIB, IHSG telah melemah 16,91% secara year to date (ytd). 

Oleh karena itu Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengeluarkan surat edaran relaksasi pelaksanaan pembelian saham kembali (buyback) tanpa adanya Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Dengan adanya kemudahan melakukan buyback ini, sejumlah emiten pun berniat memanfaatkannya. 

"Tentunya relaksasi OJK tersebut memberikan angin segar kepada PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IPCC)," tulis manajemen melalui rilis yang diterima Kontan.co.id, Selasa (10/3). 

Baca Juga: Dua belas BUMN mau buyback, berapa kira-kira anggaran setiap emiten?

Manajemen IPPC menambahkan, opsi untuk melakukan buyback saham memang telah menjadi agenda dari perusahaan untuk dibawa ke dalam RUPS Tahunan, berbarengan dengan penyampaian kinerja perusahaan di 2019. Selain buyback, direksi juga sedang mempertimbangkan dan mengkaji berbagai opsi untuk memulihkan pergerakan harga sahamnya.

Berdasarkan data RTI, pada awal pekan ini saham IPCC mengalami autoreject bawah dengan penurunan lebih dari 24,78% dari harga Rp 460 di hari sebelumnya, Jumat (6/3) menjadi Rp 346 per saham. Tidak hanya di awal pekan ini, pergerakan harga saham IPCC terus turun hingga 53,24% di sepanjang tahun ini. 




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×