kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.910   40,00   0,22%
  • IDX 5.662   -158,96   -2,73%
  • KOMPAS100 731   -21,13   -2,81%
  • LQ45 557   -15,85   -2,77%
  • ISSI 196   -4,87   -2,42%
  • IDX30 317   -8,35   -2,57%
  • IDXHIDIV20 392   -9,38   -2,34%
  • IDX80 83   -2,44   -2,85%
  • IDXV30 106   -1,97   -1,82%
  • IDXQ30 103   -2,28   -2,17%

Indofood kembali masuk dalam mode ekspansi


Jumat, 02 Juni 2017 / 21:16 WIB


Reporter: Dityasa H Forddanta | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) memberikan sinyal kembali masuk ke dalam mode ekspansi. Hal itu terlihat dari alokasi belanja modal atau capital expenditure (capex) 2017 yang kembali membesar.

Tahun ini, capex INDF senilai Rp 9,1 triliun yang berasal dari kas internal dan pinjaman. Jumlah itu memiliki besaran yang hampir sama seperti pada periode 2014-2015.

Pada 2014, capex INDF sekitar Rp 9,6 triliun. Angkanya turun pada 2015 menjadi Rp 9 triliun. Tren penurunan capex terus terjadi. Bahkan, pada tahun 2016, capex INDF hanya sekitar Rp 7 triliun. Itu pun tidak semuanya terserap.

"Tahun lalu, serapannya hanya Rp 3 triliun, sehingga sisa capex tahun lalu kami masukan ke anggaran tahun ini," ujar Thomas Tjie, Direktur Keuangan INDF, Jumat (2/6).

Asal tahu saja, dari total capex Rp 9,1 triliun itu, porsi terbesar akan dialokasikan untuk PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP). Nilainya sebesar Rp 4,6 triliun.

Untuk segmen agribisnis dan tepung, alokasinya masing-masing Rp 2 triliun. Sisanya sebesar Rp 500 miliar akan digunakan untuk keperluan distribusi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×