kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.819.000   -17.000   -0,93%
  • USD/IDR 16.565   165,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Indofood kembali masuk dalam mode ekspansi


Jumat, 02 Juni 2017 / 21:16 WIB
Indofood kembali masuk dalam mode ekspansi


Reporter: Dityasa H Forddanta | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) memberikan sinyal kembali masuk ke dalam mode ekspansi. Hal itu terlihat dari alokasi belanja modal atau capital expenditure (capex) 2017 yang kembali membesar.

Tahun ini, capex INDF senilai Rp 9,1 triliun yang berasal dari kas internal dan pinjaman. Jumlah itu memiliki besaran yang hampir sama seperti pada periode 2014-2015.

Pada 2014, capex INDF sekitar Rp 9,6 triliun. Angkanya turun pada 2015 menjadi Rp 9 triliun. Tren penurunan capex terus terjadi. Bahkan, pada tahun 2016, capex INDF hanya sekitar Rp 7 triliun. Itu pun tidak semuanya terserap.

"Tahun lalu, serapannya hanya Rp 3 triliun, sehingga sisa capex tahun lalu kami masukan ke anggaran tahun ini," ujar Thomas Tjie, Direktur Keuangan INDF, Jumat (2/6).

Asal tahu saja, dari total capex Rp 9,1 triliun itu, porsi terbesar akan dialokasikan untuk PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP). Nilainya sebesar Rp 4,6 triliun.

Untuk segmen agribisnis dan tepung, alokasinya masing-masing Rp 2 triliun. Sisanya sebesar Rp 500 miliar akan digunakan untuk keperluan distribusi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×