kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   3.000   0,11%
  • USD/IDR 17.835   -41,00   -0,23%
  • IDX 6.375   97,87   1,56%
  • KOMPAS100 833   11,37   1,38%
  • LQ45 633   7,57   1,21%
  • ISSI 221   4,34   2,00%
  • IDX30 351   3,57   1,03%
  • IDXHIDIV20 434   1,47   0,34%
  • IDX80 95   1,26   1,34%
  • IDXV30 119   0,20   0,17%
  • IDXQ30 112   0,55   0,49%

Indocement (INTP) proyeksikan permintaan semen tumbuh 4%-5% pada tahun depan


Kamis, 18 November 2021 / 16:31 WIB
ILUSTRASI. Pekerja melakukan aktivitas bongkar muat semen di Pelabuhan Sunda Kelapa, Jakarta, Jumat (25/10/2019). ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/ama.


Reporter: Akhmad Suryahadi | Editor: Tendi Mahadi

Namun, kebijakan domestic market obligation (DMO) sebesar US$ 90 per metrik ton dinilai dapat membantu industri semen menstabilkan biaya produksi di tengah harga batubara yang fluktuatif.

Dalam risetnya, Rabu (17/11), analis BRIDanareksa Sekuritas Maria Renata memperkirakan volume penjualan INTP di tahun ini akan tumbuh sebesar 3,5% yoy menjadi 16,8 juta ton. 

Oleh karena itu, untuk memenuhi target tersebut, penjualan bulanan INTP perlu mencapai 1,61 juta ton di sisa tahun ini. Proyeksi tersebut sejalan dengan histori penjualan semen yang berada di rentang 1,5 juta ton - 1,7 juta ton.

Maria mempertahankan rekomendasi beli saham INTP dengan target harga Rp 15.300. Rudy juga menyematkan rekomendasi beli saham INTP dengan target harga Rp 14.000. 

Selanjutnya: Kinerja masih akan bertumbuh, ini rekomendasi saham Erajaya Swasembada (ERAA)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×