kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.810.000   -40.000   -1,40%
  • USD/IDR 16.991   62,00   0,37%
  • IDX 7.097   -67,03   -0,94%
  • KOMPAS100 977   -12,33   -1,25%
  • LQ45 719   -12,76   -1,74%
  • ISSI 250   -1,82   -0,73%
  • IDX30 391   -7,50   -1,88%
  • IDXHIDIV20 489   -9,60   -1,93%
  • IDX80 110   -1,54   -1,38%
  • IDXV30 134   -2,11   -1,54%
  • IDXQ30 128   -2,18   -1,68%

Indocement (INTP) proyeksikan permintaan semen tumbuh 4%-5% pada tahun depan


Kamis, 18 November 2021 / 16:31 WIB
Indocement (INTP) proyeksikan permintaan semen tumbuh 4%-5% pada tahun depan
ILUSTRASI. Pekerja melakukan aktivitas bongkar muat semen di Pelabuhan Sunda Kelapa, Jakarta, Jumat (25/10/2019). ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/ama.


Reporter: Akhmad Suryahadi | Editor: Tendi Mahadi

Namun, kebijakan domestic market obligation (DMO) sebesar US$ 90 per metrik ton dinilai dapat membantu industri semen menstabilkan biaya produksi di tengah harga batubara yang fluktuatif.

Dalam risetnya, Rabu (17/11), analis BRIDanareksa Sekuritas Maria Renata memperkirakan volume penjualan INTP di tahun ini akan tumbuh sebesar 3,5% yoy menjadi 16,8 juta ton. 

Oleh karena itu, untuk memenuhi target tersebut, penjualan bulanan INTP perlu mencapai 1,61 juta ton di sisa tahun ini. Proyeksi tersebut sejalan dengan histori penjualan semen yang berada di rentang 1,5 juta ton - 1,7 juta ton.

Maria mempertahankan rekomendasi beli saham INTP dengan target harga Rp 15.300. Rudy juga menyematkan rekomendasi beli saham INTP dengan target harga Rp 14.000. 

Selanjutnya: Kinerja masih akan bertumbuh, ini rekomendasi saham Erajaya Swasembada (ERAA)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Financial Statement in Action

[X]
×