kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45919,51   10,20   1.12%
  • EMAS1.350.000 0,00%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Indika Energy (INDY) Buka Suara Soal Penjualan Anak Usaha ke Emiten Prajogo Pangestu


Senin, 25 September 2023 / 14:46 WIB
Indika Energy (INDY) Buka Suara Soal Penjualan Anak Usaha ke Emiten Prajogo Pangestu
ILUSTRASI. PT Indika Energy Tbk (INDY) secara perlahan mendivestasi bisnisnya yang berkaitan dengan batubara.


Reporter: Akhmad Suryahadi | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Indika Energy Tbk (INDY) secara perlahan mendivestasi bisnisnya yang berkaitan dengan batubara. Kali ini, INDY menjual 100% kepemilikan di PT Multi Tambangjaya Utama kepada emiten terafiliasi taipan Prajogo Pangestu, yakni PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN).

Pada Jumat (22/9), CUAN telah menandatangani perjanjian jual beli bersyarat dengan PT Indika Indonesia Resources dan Indika Capital Investments Pte. Ltd, yang keduanya adalah anak perusahaan INDY.

Dalam ketentuan perjanjian jual beli bersyarat, CUAN akan membeli seluruh 2.263.030.000 saham di PT Multi Tambangjaya Utama, termasuk hak pemasaran terkait yang dimiliki oleh Indika Capital Investments dan juga Indika Indonesia Resources. Nilai penjualan yang disepakati mencapai US$ 218 juta.

Baca Juga: Rekam Jejak Divestasi Bisnis Batubara Indika (INDY), Mulai dari MBSS, hingga MUTU

Dalam perjanjian jual beli bersyarat tersebut, Indika Capital Investments juga akan mengalihkan seluruh hak dan kewajibannya berdasarkan Perjanjian Jasa Pemasaran tertanggal 25 Juni 2012 sebagaimana diubah dengan Amandemen No. 1 atas Perjanjian Jasa Pemasaran tanggal 5 Januari 2018 kepada CUAN.

Azis Armand, Wakil Direktur Utama dan CEO Grup Indika Energy menyebut, penjualan kepemilikan saham di MUTU adalah bagian dari strategi INDY sebagai perusahaan investasi dengan portofolio bisnis yang terdiversifikasi.

INDY akan mengurangi eksposur di bisnis batubara dan menambah portofolio investasi non-batubara. Dalam hal ini, INDY menargetkan untuk mencapai 50% pendapatan dari sektor non-batubara pada tahun 2025.

MUTU adalah perusahaan pertambangan bituminious thermal dan coking coal di Kalimantan Tengah yang memegang  Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara  (PKP2B) generasi ke-3 dengan area konsesi 24.970 hektar. MUTU telah menjadi bagian dari Indika Energy Group sejak 2012.

MUTU menunjukkan pertumbuhan bisnis yang baik sejak berproduksi di tahun 2016 dan mencapai profit tertinggi di tahun 2022. “Meski demikian, kami percaya bahwa penjualan saham Indika Energy di MUTU menjadi langkah lainnya dari perusahaan untuk mengurangi eksposur di bisnis batubara,” jelas Azis, Senin (25/9).

Baca Juga: Petrindo Jaya (CUAN) Akusisi Anak Usaha Indika Energy (INDY)

INDY terus mengkaji portofolio bisnisnya dan mengutamakan aspek berkelanjutan, serta akan terus fokus melakukan diversifikasi di luar sektor intinya di bidang energi dan pertambangan. Hal ini selaras dengan tujuan INDY yang berfokus mengembangkan bisnis yang sejalan dengan komitmen Environmental, Social, and Governance (ESG)

Adapun transaksi penjualan ini diharapkan selesai dengan pemenuhan beberapa persyaratan pendahuluan sebagaimana ditetapkan di dalam perjanjian jual beli bersyarat, termasuk persetujuan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×