kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Indeks LQ45 bakal rebalancing, MDKA, MIKA, dan TINS diramal bakal jadi anggota baru


Kamis, 23 Juli 2020 / 05:35 WIB


Reporter: Nur Qolbi | Editor: Tendi Mahadi

Untuk menghadapi tantangan berupa permintaan yang lesu akibat pandemi, manajemen TINS juga telah menyiapkan beberapa inisiatif, seperti mengurangi biaya operasional sebesar 30% pada 2020 dan peningkatan keuangan dengan mengurangi biaya beban bunga.

Selain itu, proyek smelter baru juga diharapkan dapat menjadi katalis positif bagi TINS, sebab dapat mengefisiensikan biaya produksi dan pemrosesan. "Dengan peningkatan harga timah global yang diproyeksikan terjadi pada semester 2-2020, kami masih yakin bahwa prospek TINS tetap menjanjikan," kata kedua analis NH Korindo Sekuritas ini.

Baca Juga: Ramai pembagian dividen di Juli, apakah akan terjadi aksi jual di Agustus?

Kemudian, berdasarkan perdagangan sahamnya, Analis MNC Sekuritas Herditya Wicaksana menilai, volume transaksi dan likuiditas ketiga saham tersebut tergolong aktif. "Dari sisi likuiditas yang menjadi salah satu syarat di indeks LQ45 ya masih masuk ya," ungkap Herditya saat dihubungi Kontan.co.id, Rabu (22/7).

Ke depannya, secara teknikal, TINS dan MDKA juga masih cukup menarik karena berpotensi menguat. "Untuk MIKA, saya tidak dapat berkomentar karena secara tren masih menunjukkan tanda-tanda koreksi," kata Herditya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×