kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.723.000   -27.000   -0,98%
  • USD/IDR 17.752   11,00   0,06%
  • IDX 6.494   88,76   1,39%
  • KOMPAS100 845   11,92   1,43%
  • LQ45 639   6,53   1,03%
  • ISSI 229   3,74   1,66%
  • IDX30 357   3,07   0,87%
  • IDXHIDIV20 435   3,08   0,71%
  • IDX80 96   1,32   1,39%
  • IDXV30 121   1,25   1,04%
  • IDXQ30 113   0,69   0,61%

Indah Kiat (INKP) Lunasi Utang Rp 2,49 Triliun, Siap Rilis Obligasi Baru Rp 2,76 T


Kamis, 27 Agustus 2026 / 13:06 WIB
Indah Kiat (INKP) Lunasi Utang Rp 2,49 Triliun, Siap Rilis Obligasi Baru Rp 2,76 T
ILUSTRASI. IHSG Menguat-Suasana di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta (KONTAN/Cheppy A. Muchlis)


Penulis: Muhammad Alief Andri | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP) menyelesaikan kewajiban pembayaran pokok atas dua surat utang yang jatuh tempo dengan nilai keseluruhan mencapai Rp2,49 triliun.

Mengacu pada keterbukaan informasi yang dikutip Kontan, Kamis (27/8/2026), pembayaran kepada pemegang efek tersebut dilakukan melalui PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) pada 26 Agustus 2026.

Corporate Secretary INKP, Heri Santoso mengatakan, surat utang yang telah dilunasi terdiri dari obligasi dan sukuk mudharabah.

Baca Juga: HP Capital Borong 227 Juta Saham LUCY di Harga Rp 300, Kini Pegang 22,44%

“Perseroan melalui KSEI telah melakukan pelunasan pokok Obligasi Berkelanjutan IV Indah Kiat Pulp & Paper Tahap II Tahun 2023 Seri B sejumlah Rp1.609.865.000.000 dan Sukuk Mudharabah Berkelanjutan III Indah Kiat Pulp & Paper Tahap II Tahun 2023 Seri B sejumlah Rp878.975.000.000,” jelas Heri dalam keterbukaan informasi.

Secara rinci, pembayaran pokok Obligasi Berkelanjutan IV Indah Kiat Pulp & Paper Tahap II Tahun 2023 Seri B mencapai sekitar Rp1,61 triliun. Adapun pokok Sukuk Mudharabah Berkelanjutan III Indah Kiat Pulp & Paper Tahap II Tahun 2023 Seri B yang dibayarkan sebesar sekitar Rp878,98 miliar.

Di tengah penyelesaian kewajiban tersebut, INKP juga bersiap menghimpun dana melalui penerbitan surat utang baru. Perseroan menawarkan obligasi dan sukuk berkelanjutan dalam rupiah dengan nilai total Rp2,76 triliun.

Selain itu, INKP akan menerbitkan obligasi berdenominasi dolar Amerika Serikat (AS) senilai US$9,55 juta.

Untuk penerbitan dalam rupiah, obligasi terbagi menjadi Seri A senilai Rp1,38 triliun dengan bunga tetap 10% per tahun dan Seri B sebesar Rp214,17 miliar dengan bunga 10,5% per tahun. Masing-masing memiliki jatuh tempo pada 3 September 2029 dan 3 September 2031.

Adapun sukuk mudharabah senilai total Rp1,17 triliun terdiri dari Seri A sebesar Rp443,03 miliar dan Seri B Rp727,19 miliar. Berbeda dengan obligasi, imbal hasil kedua seri sukuk tersebut bersifat mengambang.

Sementara itu, obligasi dalam denominasi dolar AS terdiri dari Seri A senilai US$8,13 juta dengan bunga 6,75% per tahun dan Seri B sebesar US$1,42 juta dengan bunga 7,25% per tahun.

Baca Juga: IHSG Menguat 0,7% ke 6.450,3 di Sesi Pertama, Top Gainers LQ45: INDY, DEWA, MBMA

Masa penawaran umum surat utang tersebut dijadwalkan pada 28-31 Agustus 2026. Selanjutnya, distribusi secara elektronik dilakukan pada 3 September 2026 dan pencatatan di Bursa Efek Indonesia (BEI) dijadwalkan pada 4 September 2026.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×