kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

INCO & ANTM mengekor lompatan harga nikel


Senin, 02 Juli 2012 / 11:07 WIB
ILUSTRASI. Bulan depan, anggota kongres Paraguay Carlos Rejala akan mengajukan RUU aset kripto. Harga Bitcoin hingga pukul 00.00 WIB dihargai di US$ 36.686 per BTC, naik 0,26% dalam 24 jam.


Reporter: Dupla Kartini, Bloomberg | Editor: Dupla Kartini

JAKARTA. Melambungnya harga nikel di pasar internasional ikut mengerek harga saham-saham produsen nikel di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Salah satunya, saham PT Vale Indonesia Tbk (INCO). Hingga pukul 10.51 di Jakarta, saham produsen nikel terbesar di tanah air itu melesat 3,7% ke Rp 2.775 per saham. Ini merupakan level penutupan tertinggi sejak 10 Mei lalu.

Data Bloomberg menunjukkan, Macquarie Capital Securities Indonesia paling getol memboyong saham ini, yaitu mencapai Rp 10,341 miliar. Diikuti, J.P. Morgan Securities Indonesia dengan nilai pembelian Rp 5,338 miliar.

Tak hanya INCO, saham PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) juga berhasil naik 2,2% ke level Rp 1.370 per saham. Lautandhana Securindo tercatat paling banyak mengoleksi saham produsen nikel kedua terbesar di Indonesia itu, dengan nilai pembelian Rp 3,678 miliar.

Sebagai catatan, akhir pekan lalu (29/6), harga nikel untuk pengiriman tiga bulan melompat 3,2% menjadi US4 16.730 per metrik ton di bursa London. Ini merupakan kenaikan tertajam sejak 26 April lalu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Berita Terkait



TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×