kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.020   -18,00   -0,11%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Incar saham pembagi dividen? Pantau daftar ini, hitung dividend yield-nya!


Senin, 24 Februari 2020 / 05:39 WIB
ILUSTRASI. Mesin ATM Bank Rakyat Indonesia (BRI) di Jakarta.


Reporter: Akhmad Suryahadi, Hasbi Maulana | Editor: Hasbi Maulana

Untuk mendapatkan angka yield, Anda bisa membagi nilai nominal dividen yang dibagi per saham dengan harga saham terakhir, kali 100.

Contoh, Bank BRI (BBRI) sudah mengumumkan rencana membagi dividen dengan nilai Rp 168,1 per saham. Nah, Jumat lalu (21/2), harga penutupan Bank BRI Rp 4.510 per saham. 

Itu berarti, dividend yield BBRI = Rp 168,2/Rp 2.510*100 = 3,72%. 

Baca Juga: Musim bagi-bagi dividen dimulai, ini kata analis

Mari bandingkan dengan rencana pembagian dividen Bank Mandiri (BMRI). Bank BUMN ini juga telah mengumumkan rencana pembagian dividen sebesar Rp 353,34 per saham.

Jumat (21/2) lalu, harga saham BBRI Rp 7.900 per saham. Maka dividen yield saham BMRI = Rp 353,34 /Rp 7.900 = 4,47%.

Bagaimana kalau ternyata dividend yield tidak mencapai patokan 5%, seperti pada dua emiten di atas?

Khusus terhadap dua saham perbankan bluechips itu, Hendriko tetap menganggapnya menarik. “Kalau untuk banking blue chips ini menarik, karena biasanya perbankan blue chips yield-nya hanya kisaran 1%-2%," katanya.

Nah, keputusan investasi tetap ada di tangan Anda.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×