kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   14.000   0,48%
  • USD/IDR 16.830   2,00   0,01%
  • IDX 8.132   99,86   1,24%
  • KOMPAS100 1.146   13,97   1,23%
  • LQ45 829   8,49   1,03%
  • ISSI 288   4,60   1,62%
  • IDX30 431   4,26   1,00%
  • IDXHIDIV20 519   5,74   1,12%
  • IDX80 128   1,62   1,28%
  • IDXV30 141   1,99   1,43%
  • IDXQ30 140   1,49   1,07%

INAF mengincar pendapatan Rp 1,5 triliun tahun ini


Minggu, 02 Februari 2014 / 20:45 WIB
INAF mengincar pendapatan Rp 1,5 triliun tahun ini
ILUSTRASI. Inilah 4 Cara Menghilangkan Flek Hitam di Wajah dengan Bahan Utama Jahe


Reporter: Narita Indrastiti | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. PT Indofarma (Persero) Tbk (INAF) memproyeksikan pendapatan tahun 2013 bisa tumbuh melebihi target. John Sebayang, Direktur Keuangan INAF mengatakan, pendapatan INAF tahun lalu diperkirakan naik 15% atau bisa mencapai Rp 1,3 triliun.

Pendapatan itu disumbang dari tender obat generik yang dimenangkan tahun lalu. Penjualan obat generik tumbuh 25% hingga 30% sepanjang tahun 2013. Nah, tahun ini, INAF menargetkan pendapatannya bisa lebih dari Rp 1,5 triliun atau naik 15% dari tahun lalu.

INAF menggeber sejumlah ekspansi. Perseroan akan membangun pabrik obat khusus penyakit TBC dengan anggaran sebesar Rp 125 miliar. INAF juga akan menggenjot produksi obat herbal dengan membangun pabrik obat herbal senilai Rp 20 miliar. "Anggarannya 70% akan pinjam bank," ujarnya.

INAF juga akan mendorong penjualan obat ke beberapa negara besar seperti Afganistan, Irak, dan beberapa negara lain di Asia Tenggara serta Afrika. Soalnya, penjualan ekspor INAF masih sangat mini, sekitar 2%-3% dari total pendapatan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×