kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

INAF mengincar pendapatan Rp 1,5 triliun tahun ini


Minggu, 02 Februari 2014 / 20:45 WIB
ILUSTRASI. Inilah 4 Cara Menghilangkan Flek Hitam di Wajah dengan Bahan Utama Jahe


Reporter: Narita Indrastiti | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. PT Indofarma (Persero) Tbk (INAF) memproyeksikan pendapatan tahun 2013 bisa tumbuh melebihi target. John Sebayang, Direktur Keuangan INAF mengatakan, pendapatan INAF tahun lalu diperkirakan naik 15% atau bisa mencapai Rp 1,3 triliun.

Pendapatan itu disumbang dari tender obat generik yang dimenangkan tahun lalu. Penjualan obat generik tumbuh 25% hingga 30% sepanjang tahun 2013. Nah, tahun ini, INAF menargetkan pendapatannya bisa lebih dari Rp 1,5 triliun atau naik 15% dari tahun lalu.

INAF menggeber sejumlah ekspansi. Perseroan akan membangun pabrik obat khusus penyakit TBC dengan anggaran sebesar Rp 125 miliar. INAF juga akan menggenjot produksi obat herbal dengan membangun pabrik obat herbal senilai Rp 20 miliar. "Anggarannya 70% akan pinjam bank," ujarnya.

INAF juga akan mendorong penjualan obat ke beberapa negara besar seperti Afganistan, Irak, dan beberapa negara lain di Asia Tenggara serta Afrika. Soalnya, penjualan ekspor INAF masih sangat mini, sekitar 2%-3% dari total pendapatan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×