kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.860.000   -260.000   -8,33%
  • USD/IDR 16.805   19,00   0,11%
  • IDX 8.330   97,40   1,18%
  • KOMPAS100 1.165   25,83   2,27%
  • LQ45 834   20,52   2,52%
  • ISSI 298   2,18   0,74%
  • IDX30 430   8,24   1,96%
  • IDXHIDIV20 510   9,16   1,83%
  • IDX80 129   2,93   2,32%
  • IDXV30 139   2,61   1,92%
  • IDXQ30 139   3,06   2,26%

INAF mengincar pendapatan Rp 1,5 triliun tahun ini


Minggu, 02 Februari 2014 / 20:45 WIB
INAF mengincar pendapatan Rp 1,5 triliun tahun ini
ILUSTRASI. Inilah 4 Cara Menghilangkan Flek Hitam di Wajah dengan Bahan Utama Jahe


Reporter: Narita Indrastiti | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. PT Indofarma (Persero) Tbk (INAF) memproyeksikan pendapatan tahun 2013 bisa tumbuh melebihi target. John Sebayang, Direktur Keuangan INAF mengatakan, pendapatan INAF tahun lalu diperkirakan naik 15% atau bisa mencapai Rp 1,3 triliun.

Pendapatan itu disumbang dari tender obat generik yang dimenangkan tahun lalu. Penjualan obat generik tumbuh 25% hingga 30% sepanjang tahun 2013. Nah, tahun ini, INAF menargetkan pendapatannya bisa lebih dari Rp 1,5 triliun atau naik 15% dari tahun lalu.

INAF menggeber sejumlah ekspansi. Perseroan akan membangun pabrik obat khusus penyakit TBC dengan anggaran sebesar Rp 125 miliar. INAF juga akan menggenjot produksi obat herbal dengan membangun pabrik obat herbal senilai Rp 20 miliar. "Anggarannya 70% akan pinjam bank," ujarnya.

INAF juga akan mendorong penjualan obat ke beberapa negara besar seperti Afganistan, Irak, dan beberapa negara lain di Asia Tenggara serta Afrika. Soalnya, penjualan ekspor INAF masih sangat mini, sekitar 2%-3% dari total pendapatan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
SPT Tahunan PPh Coretax: Mitigasi, Tips dan Kertas Kerja Investing From Zero

[X]
×