kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.645.000   -15.000   -0,56%
  • USD/IDR 17.870   -65,00   -0,36%
  • IDX 5.821   -75,34   -1,28%
  • KOMPAS100 752   -12,33   -1,61%
  • LQ45 573   -10,72   -1,84%
  • ISSI 201   -1,70   -0,84%
  • IDX30 325   -6,09   -1,84%
  • IDXHIDIV20 401   -6,69   -1,64%
  • IDX80 86   -1,38   -1,59%
  • IDXV30 108   -1,25   -1,14%
  • IDXQ30 105   -1,88   -1,76%

IHSG turun ke bawah 6.500, ini penyebabnya


Senin, 11 Februari 2019 / 18:04 WIB


Reporter: Aldo Fernando | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melanjutkan tren pelemahan di awal pekan. IHSG melemah 26,66 poin atau 0,41% ke level 6.495 pada perdagangan Senin (11/2).

Analis Trimegah Sekuritas Rovandi menilai, pelemahan IHSG hari ini dipengaruhi oleh kegamangan pasar global terhadap perang dagang. Minimnya sentimen positif dari pasar regional ikut memengaruhi penurunan IHSG hari ini. “Rupiah juga mulai melemah terkait dengan BBM yang harganya diturunkan,” ujar Rovandi kepada Kontan.co.id, Senin (11/2).

Sementara itu, analis Phintraco Sekuritas Valdy Kurniawan berpendapat, pelemahan IHSG hari ini dibayangi oleh berlanjutnya aksi jual investor asing. “Salah satu pemicunya adalah pelemahan nilai tukar rupiah yang kembali ke level psikologis Rp 14.000,” ujar Valdy kepada Kontan.co.id, Senin (11/2).

Menurut Valdy, pelemahan nilai tukar Rupiah ini didorong oleh faktor eksternal dan domestik. Faktor dari dalam negeri berkaitan dengan defisit transaksi berjalan kuartal keempat 2018 yang naik menjadi US$ 9,11 miliar atau 3,57% dari PDB, dibandingkan kuartal ketiga 2018 yang sebesar 3,37% dari PDB.

“Sementara sentimen eksternal adalah kekhawatiran terhadap prospek negosiasi dagang antara AS dengan Tiongkok. Sebab deadline 1 Maret 2019 semakin dekat, sementara belum ada kesepakatan yang tercapai di antara kedua negara,” jelas Valdy.

Analis Binaartha Sekuritas Nafan Aji mengatakan, minimnya sentimen positif dari domestik, misalnya melebarnya current account deficit (CAD) menyebabkan kinerja IHSG maupun rupiah tertekan pada hari ini.

“Secara eksternal, para pelaku pasar masih wait and see terkait dengan progress negosiasi perdagangan bebas yang berkeadilan antara AS dengan Tiongkok,” jelasnya kepada Kontan.co.id, Senin (11/2).

Pada perdagangan hari ini, asing mencatatkan net sell sebesar Rp 132,90 miliar di semua pasar. Volume perdagangan hari ini sebesar 14,39 miliar saham dengan total nilai transaksi sebesar Rp 7,82 triliun. Frekuensi perdagangan saham hari ini sebesar 474.252 kali. Kapitalisasi pasar pada perdagangan hari ini mencapai Rp 7.401,22 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×