kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.759.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 18.077   77,00   0,43%
  • IDX 5.840   -101,28   -1,70%
  • KOMPAS100 772   -13,86   -1,76%
  • LQ45 581   -8,07   -1,37%
  • ISSI 203   -2,64   -1,28%
  • IDX30 329   -5,24   -1,57%
  • IDXHIDIV20 407   -5,51   -1,34%
  • IDX80 87   -1,44   -1,63%
  • IDXV30 111   -2,14   -1,88%
  • IDXQ30 106   -1,74   -1,61%

IHSG turun 0,58% di awal perdagangan hari ini, ikut jejak bursa regional


Kamis, 17 Juni 2021 / 09:25 WIB
ILUSTRASI. Karyawan memantau pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), di Bursa Efek Indonesia, Jakarta


Reporter: Sugeng Adji Soenarso, Yudho Winarto | Editor: Yudho Winarto

Asal tahu, IHSG ditutup melemah 0,17% ke level 6.078,56 pada akhir perdagangan, Rabu (16/6) kemarin.

Analis Pilarmas Investindo, Okie Setya Ardiastama menyebutkan pergerakan IHSG yang melemah saat ini seiringan dengan masih rendahnya progres serapan anggaran pemulihan ekonomi nasional (PEN).

"Selain itu, juga antisipasi pelaku pasar terhadap risiko tak terduga dari kebijakan moneter bank sentral esok hari," ujar Okie kepada kontan.co.id.

Baca Juga: Prediksi IHSG hari Kamis (15/6) merah, ini rekomendasi 3 saham pilihan untuk trading

Okie memproyeksikan IHSG bergerak mixed hari ini. Hal tersebut seiringan dengan antisipasi pelaku pasar terhadap kebijakan dari The Fed.

Selain itu RDG BI yang rencananya akan dilakukan pada esok hari dinilai dapat ikut memberikan dampak pada pergerakan IHSG.

"Kebijakan moneter dari Bank Indonesia tentunya dapat mempengaruhi aliran modal pada IHSG," imbuh Okie.

Saat ini, Pilarmas Investindo melihat tren penurunan suku bunga sudah terbatas sehingga pilihannya hanya ada menahan atau menaikkan suku bunga acuan.

Namun untuk menaikkan pihaknya melihat hal ini lebih berisiko bagi pasar keuangan, kecuali apabila nanti malam Fed juga menaikkan suku bunga acuannya.

"Kami memproyeksikan IHSG bergerak pada support 6.049 dan resistance 6.124. Beberapa saham yang dapat dicermati di antaranya CTRA, SMRA," sebutnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×