kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.592.000   20.000   0,78%
  • USD/IDR 17.918   -15,00   -0,08%
  • IDX 6.094   62,48   1,04%
  • KOMPAS100 785   10,40   1,34%
  • LQ45 602   8,03   1,35%
  • ISSI 213   1,61   0,76%
  • IDX30 334   4,21   1,27%
  • IDXHIDIV20 427   4,86   1,15%
  • IDX80 90   1,14   1,28%
  • IDXV30 117   0,96   0,83%
  • IDXQ30 109   1,31   1,21%

IHSG terkoreksi 1,45% dalam sepekan, investor perlu waspadai penurunan lanjutan


Jumat, 29 November 2019 / 19:25 WIB
ILUSTRASI. Investor mengamati pergerakan saham emiten di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (28/11). BEI menargetkan total efek yang akan tercatat di 2020 sebanyak 76 efek dan nilai transaksi harian saham sebesar Rp 9,5 triliun. KONTAN/Carolus Agus Waluyo


Reporter: Akhmad Suryahadi | Editor: Noverius Laoli

Senada, Analis Samuel Sekuritas Indonesia Dessy Lapagu menilai minimnya sentimen domestik turut melemahkan pergerakan IHSG dalam pekan ini. Sementara dari sisi global, tarik-ulur perang dagang China-AS menjadi katalis negatif IHSG selama sepekan.

Kasus pembubaran enam produk reksadana salah satu Manajer Investasi (MI) juga dinilai melemahkan IHSG. Sebab, kasus ini mempengaruhi investor untuk menghindari pasar saham.

Baca Juga: Sampai November, jumlah investor baru BEI mencapai 237.747 SID

Meski demikian, dalam sepekan ke depan Dessy optimis IHSG akan cenderung menguat dengan rentang 6.018 – 6.184.

Sementara dari sisi teknikal, Analis MNC Sekuritas Herditya Wicaksana menilai, dalam sepekan ini IHSG masuk dalam fase koreksi.

Penguatan hari ini, lanjut Herditya, merupakan faktor technical rebound belaka. Namun, ia mengingatkan investor agar mewaspadai kemungkinan adanya momentum koreksi IHSG sebanyak 1-2 kali ke depannya.

Baca Juga: Harga emas betah berada di zona hijau di sore ini

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×