kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.122.000   -13.000   -0,41%
  • USD/IDR 16.902   8,00   0,05%
  • IDX 7.940   -77,07   -0,96%
  • KOMPAS100 1.111   -13,95   -1,24%
  • LQ45 806   -6,90   -0,85%
  • ISSI 283   -3,09   -1,08%
  • IDX30 427   -2,07   -0,48%
  • IDXHIDIV20 519   1,40   0,27%
  • IDX80 125   -1,34   -1,06%
  • IDXV30 141   0,27   0,19%
  • IDXQ30 137   -0,41   -0,30%

IHSG Rawan Lanjutkan Koreksi pada Rabu (4/3), Ini Kata Analis


Selasa, 03 Maret 2026 / 17:11 WIB
IHSG Rawan Lanjutkan Koreksi pada Rabu (4/3), Ini Kata Analis


Reporter: Muhammad Alief Andri | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali ditutup melemah pada perdagangan Selasa (3/3/2026). IHSG turun 0,96% ke level 7.939,77, setelah sempat rebound pada awal sesi namun berbalik arah dan menembus level psikologis 8.000.

Equity Research Analyst Phintraco Sekuritas Alrich Paskalis Tambolang menilai tekanan terhadap IHSG dipicu meningkatnya kekhawatiran atas konflik geopolitik di Timur Tengah yang kian memanas.

“Kekhawatiran akan dampak perang yang berkepanjangan menjadi sentimen negatif bagi pasar,” ujarnya kepada Kontan, Selasa (3/3/2026).

Perang antara Amerika Serikat dan Iran yang memasuki hari keempat disebut berkembang cepat. Situasi memanas setelah Kedutaan Besar AS di Riyadh dilaporkan diserang, sementara Presiden AS memperingatkan konflik berpotensi berlangsung lebih lama dari perkiraan awal. Israel juga dikabarkan menargetkan Iran dan Lebanon menyusul serangan rudal dan drone ke Tel Aviv oleh Hizbullah.

Baca Juga: Otoritas Jasa Keuangan Selidiki 32 Dugaan Pelanggaran Pasar Modal

Tekanan risiko geopolitik tersebut turut membayangi mayoritas bursa Asia yang bergerak melemah. Bursa Eropa dibuka di zona merah dan indeks futures Wall Street juga terkoreksi. Investor global cenderung menghindari aset berisiko, termasuk saham.

Di pasar komoditas, harga minyak mentah melonjak seiring kekhawatiran gangguan pasokan energi global. Penutupan Selat Hormuz oleh Iran memicu gejolak, mengingat sekitar 31% aliran minyak mentah melalui laut atau sekitar 13 juta barel per hari melewati jalur tersebut. Kondisi ini berpotensi mendorong kenaikan harga minyak lebih lanjut dan memicu tekanan inflasi global.

Secara teknikal, Alrich menilai IHSG telah menembus level psikologis 8.000 sekaligus bergerak di bawah MA200. Histogram MACD yang membentuk area negatif serta Stochastic RSI yang bergerak turun mengindikasikan potensi pelemahan lanjutan.

“Jika support di 7.860 tertembus, IHSG berpeluang menguji area 7.700-7.800,” jelasnya. Untuk perdagangan berikutnya, ia memproyeksikan resistance di 8.100, pivot 8.000, dan support di 7.800.

Senada, Head of Retail Research MNC Sekuritas Herditya Wicaksana menyebut tekanan jual masih mendominasi pergerakan IHSG dan sejalan dengan proyeksi teknikal yang telah dirilis sebelumnya.

“Secara teknikal IHSG masih rawan melanjutkan koreksinya. Dari sisi sentimen, kami perkirakan masih dipengaruhi dampak konflik Timur Tengah dan pergerakan harga komoditas dunia,” ujarnya.

Meski harga emas global menguat sebagai aset safe haven, Herditya melihat adanya aksi ambil untung pada saham-saham emas di dalam negeri. Selain itu, pasar juga akan mencermati rilis data PMI China yang berpotensi memengaruhi sentimen.

Untuk perdagangan Rabu (4/3/2026), Herditya memperkirakan IHSG bergerak dengan support di 7.861 dan resistance di 8.017.

Dari sisi rekomendasi saham, Herditya menyarankan investor mencermati DSNG di kisaran Rp1.485-Rp1.595, MDKA pada rentang Rp4.060-Rp4.200, serta UNTR di area Rp30.575-Rp32.025.

Sementara itu, Alrich merekomendasikan sejumlah saham pilihan yakni JPFA, ISAT, HUMI, SIDO, dan TAPG sebagai top picks perdagangan Rabu (4/3/2026).

Baca Juga: Saham Emiten Energi Kompak Turun pada Perdagangan Selasa (3/3)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
AI untuk Digital Marketing: Tools, Workflow, dan Strategi di 2026 Mastering Strategic Management for Sustainability

[X]
×