kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.013   50,00   0,28%
  • IDX 5.745   49,44   0,87%
  • KOMPAS100 744   8,79   1,19%
  • LQ45 565   8,75   1,57%
  • ISSI 199   0,85   0,43%
  • IDX30 321   4,92   1,56%
  • IDXHIDIV20 395   5,89   1,52%
  • IDX80 85   1,16   1,39%
  • IDXV30 107   1,21   1,14%
  • IDXQ30 103   1,26   1,24%

IHSG merosot lima hari berturut-turut, begini prospeknya sampai akhir tahun


Kamis, 03 Oktober 2019 / 18:39 WIB
ILUSTRASI. Bursa Efek Indonesia


Reporter: Arfyana Citra Rahayu | Editor: Noverius Laoli

Beberapa sentimen positif tersebut adalah kondisi politik yang sudah lebih baik dengan dilantiknya presiden, rampungnya kabinet kerja dan tim ekonomi yang jelas.

Liza menilai, kalau melihat dari chartnya IHSG masih dalam trend-nya naik. Jadi masih ada peluang untuk IHSG naik 10% hingga akhir tahun nanti. Liza menyatakan langkah pertama kalau IHSG bisa mencapai 6.400 sudah bagus.

Namun kalau ada sentimen positif yang lebih baik lagi, best scenarionya IHSG bisa mampu bergerak di level 6.500-6.600.

Baca Juga: IHSG bertahan di zona merah satu jam sebelum penutupan perdagangan hari ini

Namun, target pesimistisnya kalau skenario terburuk terjadi IHSG mungkin hanya akan bergerak stagnan di rentang 6.000 sampai 6.200 saja.

Strategi yang bisa dilakukan investor saat ini adalah dengan mulai buy on weakness di saham-saham defensive yang penurunannya relatif tidak terlalu signifikan. Investor bisa memilih saham konsumer seperti PT Unilever Tbk (UNVR). Kalau ada penurunan masih bisa dikoleksi saat ini.

Strategi trading bisa lakukan jangka pendek karena volatilitas pasar sedang tinggi. Liza merekomendasikan saham UNVR karena ada kemungkinan besok ada reboud ke 47.000 tapi kalau investor bisa ambil sahamnya di level 43.700  sampai dengan 44.000 itu akan lebih oke entry levelnya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×