kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.765.000   -24.000   -0,86%
  • USD/IDR 17.727   -9,00   -0,05%
  • IDX 6.421   50,42   0,79%
  • KOMPAS100 852   8,82   1,05%
  • LQ45 644   8,97   1,41%
  • ISSI 229   1,07   0,47%
  • IDX30 367   5,64   1,56%
  • IDXHIDIV20 454   6,68   1,49%
  • IDX80 98   1,01   1,04%
  • IDXV30 126   0,70   0,56%
  • IDXQ30 119   1,96   1,68%

IHSG merah mengekor penurunan bursa Asia


Kamis, 10 Desember 2015 / 09:29 WIB


Reporter: Barratut Taqiyyah Rafie | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali dibuka di teritori negatif pada Kamis (10/12). Data RTI menunjukkan, pada pukul 09.21 WIB, indeks tercatat turun 0,28% menjadi 4.451,88.

Saham-saham yang berada di jajaran top losers pagi ini antara lain: PT Express Transindo Utama Tbk (TAXI) turun 9,56% menjadi Rp 123, PT Jaya Pari Steel Tbk (JPRS) turun 9,56% menjadi Rp 123, dan PT Star Pacific Tbk (LPLI) turun 9,18% menjadi Rp 178.

Sedangkan di posisi top gainers, terdapat saham-saham: PT Keramika Indonesia Asosiasi Tbk (KIAS) naik 24,14% menjadi Rp 108, PT Indonesia Pondasi Raya Tbk (IDPR) naik 22,27% menjadi Rp 1.565, dan PT Bank Harda Internasional Tbk(BBHI) naik 13,64% menjadi Rp 125.

Sementara itu, secara sektoral, ada tujuh sektor yang tertekan. Tiga sektor dengan penurunan terdalam antara lain: sektor infrastruktur turun 0,74%, sektor perdagangan turun 0,44%, dan sektor keuangan turun 0,28%.

Sejalan dengan Asia

Penurunan IHSG kali ini sejalan dengan penurunan bursa Asia. Data yang dihimpun Bloomberg menunjukkan, pada pukul 10.16 waktu Tokyo, indeks MSCI Asia Pacific turun 0,2%. Dalam setiap tiga saham yang turun, hanya ada satu saham yang mampu naik.

Sementara itu, indeks Topix Jepang melorot 1%. Adapun indeks S&P/ASX 200 Australia turun 1,3% dan indeks S&P/NZX 50 Selandia Baru turun 0,2%. Sedangkan indeks Kospi Korea Selatan berhasil reli 0,1% di Seoul.

Bursa Asia tertekan karena pelemahan yen Jepang menggerus kinerja saham-saham berbasis eksportir. Selain itu, harga minyak dunia masih diperdagangkan di kisaran level terendahnya dalam enam tahun terakhir.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×