kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.947.000   -7.000   -0,24%
  • USD/IDR 16.802   -28,00   -0,17%
  • IDX 8.291   159,23   1,96%
  • KOMPAS100 1.172   25,90   2,26%
  • LQ45 842   12,51   1,51%
  • ISSI 296   7,86   2,73%
  • IDX30 436   5,12   1,19%
  • IDXHIDIV20 520   1,62   0,31%
  • IDX80 131   2,69   2,10%
  • IDXV30 143   1,37   0,97%
  • IDXQ30 141   0,56   0,40%

IHSG Menguat Tipis 0,19% ke 8.414 Sepekan Terakhir, Ini Kata Analis


Jumat, 21 November 2025 / 17:15 WIB
IHSG Menguat Tipis 0,19% ke 8.414 Sepekan Terakhir, Ini Kata Analis
ILUSTRASI. IHSG Melemah Tipis-Suasana di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis (13/11/2025). Simak analisis IHSG pekan ini: cenderung sideways, dipengaruhi sentimen suku bunga The Fed dan keputusan BI. Tren teknikal masih positif.


Reporter: Muhammad Alief Andri | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA.  Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan Jumat (21/11/2025) di level 8.414,35, atau turun tipis 0,066%.

Meski melemah pada akhir pekan, secara akumulasi IHSG tetap mencatat kenaikan mingguan sebesar 16,21 poin atau 0,19%.

Senior Investment Information Mirae Asset Sekuritas, Nafan Aji Gusta, menilai pergerakan IHSG sepanjang pekan ini cenderung sideways dengan kecenderungan melemah tipis.

Baca Juga: IHSG Turun Tipis 0,02% Jumat (14/11), Asing Net Sell Rp 73 Miliar

Menurutnya, pelaku pasar berhati-hati karena peluang pemangkasan suku bunga The Fed dianggap semakin kecil.

“Pekan ini memang cenderung melemah tipis karena pelaku pasar memfaktorkan peluang penurunan suku bunga The Fed yang semakin kecil. Ini memunculkan pesimisme terkait kemungkinan rate cut Desember atau bahkan September tahun depan,” kata Nafan.

Di dalam negeri, keputusan Bank Indonesia yang kembali menahan BI Rate sempat memberikan dorongan sesaat ke IHSG. Namun, penguatan itu tidak bertahan lama karena pada hari Jumat terjadi aksi profit taking.

“IHSG sempat menguat setelah pengumuman BI, tapi itu sifatnya hanya sementara karena pada hari Jumat terjadi aksi profit taking,” jelas Nafan.

Baca Juga: IHSG Turun Tipis 0,02% ke 8.370, Top Losers LQ45 NCKL, SCMA dan KLBF, Jumat (14/11)

Meski begitu, secara teknikal Nafan menilai tren IHSG masih positif. “Fase bullish consolidation masih berlaku. Selama pola ini terbentuk, harapannya IHSG bisa kembali membangun fase uptrend,” pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×