kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.709.000   20.000   0,74%
  • USD/IDR 17.818   -194,00   -1,08%
  • IDX 6.008   121,62   2,07%
  • KOMPAS100 794   18,85   2,43%
  • LQ45 597   10,61   1,81%
  • ISSI 206   5,10   2,54%
  • IDX30 339   4,60   1,38%
  • IDXHIDIV20 418   3,54   0,86%
  • IDX80 90   1,96   2,24%
  • IDXV30 113   2,76   2,50%
  • IDXQ30 109   1,12   1,03%

IHSG Menghijau 7,38% dalam Sepekan, Ini Sederet Sentimen Pendorongnya


Jumat, 12 Juni 2026 / 19:08 WIB
IHSG Menghijau 7,38% dalam Sepekan, Ini Sederet Sentimen Pendorongnya
ILUSTRASI. IHSG melonjak 7,38% dalam sepekan, mencapai 6.007,65. (KONTAN/Cheppy A. Muchlis)


Reporter: Rashif Usman | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 121,62 poin atau 2,07% ke 6.007,65 pada akhir perdagangan Jumat (12/6/2026). Selama sepekan perdagangan terakhir, indeks ditutup menghijau 7,38%.

Head of Retail Research MNC Sekuritas Herditya Wicaksana mengatakan selama sepekan ini IHSG bergerak menguat disertai dengan munculnya volume pembelian.

Herditya mencermati, penguatan IHSG saat ini didorong oleh sejumlah sentimen. Pertama, penguatan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat.

Kedua, adanya upaya diplomatik baru AS-Iran pasca insiden serangan sebelumnya sehingga meningkatkan kembali ekspektasi investor akan pembukaan Selat Hormuz dan harga minyak mentah global pun cenderung melemah.

"Ketiga, diperkirakan adanya inflow ke IHSG dan juga bond, di mana bond yield tenor pendek 5 tahun dan 10 tahun cenderung turun," kata Herditya kepada Kontan, Jumat (12/6/2026).

Baca Juga: Konsumen Selektif Belanja, Cek Dampaknya ke Emiten Ritel dan Saham Pilihan Analis

Sementara itu, Analis BRI Danareksa Sekuritas Abida Massi Armand mengungkapkan IHSG mencatat kenaikan 7,38% dalam sepekan hingga mencapai level 6.007,65. Penguatan tersebut menjadi rebound yang cukup kuat setelah indeks sempat tertekan hingga menyentuh level 5.346 pada awal Juni.

Abida bilang penguatan terjadi setelah pasar menemukan dasar dari kepanikan jual yang berkepanjangan, ditopang masuknya katalis domestik yang membangun kembali kepercayaan investor.

Abida juga menerangkan ada tiga katalis utama yang menggerakkan reli. Pertama, dorongan Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Sufmi Dasco kepada Himbara, Danantara, BPJS Ketenagakerjaan, dan Taspen untuk melakukan buyback saham BUMN pada 9 Juni 2026 yang langsung memantik IHSG melesat 7,57% dalam sehari.

Kedua, tekanan jual asing mereda untuk sementara meski net sell secara tahun berjalan masih besar, sehingga memberi ruang bagi investor domestik mengontrol arah pasar.

Baca Juga: Pergerakan Rupiah dan Mata Uang Asia Menanti Sinyal The Fed pada Semester II-2026

Ketiga, kabar potensi pemangkasan anggaran MBG yang sebelumnya menjadi sumber kekhawatiran pelebaran defisit fiskal. Penataan ulang program ini meredakan tekanan terhadap rupiah dan obligasi pemerintah.

Proyeksi IHSG

Herditya memperkirakan IHSG pada perdagangan Senin (15/6/2026) rawan terkoreksi terbatas dengan level support di 5.988 dan resistance di 6.060.

Sentimen pekan depan berasal dari penantian investor yang mencermati perkembangan geopolitik Timur Tengah serta perkembangan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS. Untuk saham, Herditya merekomendasikan investor mencermati HMSP dengan target harga Rp 650-Rp 670, INDY Rp 2.560-Rp 2.810, dan NCKL Rp 930-Rp 990.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×