kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   20.000   0,73%
  • USD/IDR 17.900   47,00   0,26%
  • IDX 6.127   -2,81   -0,05%
  • KOMPAS100 807   -1,47   -0,18%
  • LQ45 611   -9,23   -1,49%
  • ISSI 216   0,35   0,16%
  • IDX30 348   -6,56   -1,85%
  • IDXHIDIV20 426   -11,92   -2,72%
  • IDX80 93   -0,89   -0,95%
  • IDXV30 118   -2,46   -2,04%
  • IDXQ30 112   -2,96   -2,59%

IHSG mengekor kenaikan bursa Asia


Senin, 19 Februari 2018 / 09:16 WIB
ILUSTRASI. Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta


Reporter: Wahyu Tri Rahmawati | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) membuka perdagangan di zona hijau. Senin (19/2) pukul 9.08 WIB, IHSG naik 0,46% atau 30,28 poin ke 6.622.

Seluruh sektor menghijau dengan kenaikan tertinggi pada sektor industri dasar, yakni 0,74%, disusul setor infrastruktur 0,68%. Sektor konstruksi mengekor dengan kenaikan 0,60%. Sektor keuangan dan perdagnagan menguat masing-masing 0,50% dan 0,47%.

Pada perdagangan pagi ini, sebanyak 169 saham menguat dan 95 saham bergerak mendatar. Hanya 38 saham yang masih memerah.

Berikut top gainers LQ45 pagi ini:
- PT Trada Alam Minera Tbk (TRAM) 2,37%
- PT Waskita Karya Tbk (WSKT) 1,72%
- PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) 1,60%

Top losers LQ45 terdiri dari:
- PT Sri Rejeki Isman Tbk (SRIL) -1,12%
- PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) -1,10%
- PT Vale Indonesia Tbk (INCO) -0,81%

Investor asing mencatat pembelian bersih Rp 29,34 miliar di seluruh pasar. Saham-saham dengan pembelian bersih asing terbesar adalah PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) Rp 13,6 miliar, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 8,4 miliar, dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 7,7 miliar.

Sedangkan saham dengan penjualan bersih asing tertinggi adalah PT Indah Kiat Pulp and Paper Tbk (INKP) Rp 5,8 miliar, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 1,7 miliar, dan PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) Rp 1,5 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×