kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.554.000   13.000   0,51%
  • USD/IDR 18.189   15,00   0,08%
  • IDX 4.920   15,48   0,32%
  • KOMPAS100 632   2,75   0,44%
  • LQ45 501   3,97   0,80%
  • ISSI 163   -0,60   -0,36%
  • IDX30 283   2,68   0,96%
  • IDXHIDIV20 382   4,30   1,14%
  • IDX80 73   0,29   0,40%
  • IDXV30 106   0,87   0,82%
  • IDXQ30 95   1,13   1,20%

IHSG Melemah 0,51% ke 6.588 Pada Sesi I Rabu (11/1), ARTO, BBNI, WIKA Top Losers LQ45


Rabu, 11 Januari 2023 / 11:37 WIB
ILUSTRASI. IHSG ditutup melemah 33,95 poin atau 0,51% ke level 6.588,54 pada akhir perdagangan sesi I hari ini, Rabu (11/1). ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/foc.


Reporter: Herlina KD | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 33,95 poin atau 0,51% ke level 6.588,54 pada akhir perdagangan sesi I hari ini, Rabu (11/1). 

Sebanyak 178 saham naik, 355 saham turun dan 159 saham stagnan.

Sembilan indeks sektoral melemah, mengikuti pelemahan IHSG. Indeks sektoral dengan pelemahan terdalam adalah sektor kesehatan yang turun 1,23%, sektor keuangan turun 0,92% dan sektor properti turun 0,79%.

Sedangkan sektor teknologi menjadi satu-satunya indeks yang selamat ke zona hijau dengan kenaikan 0,19%.

Baca Juga: IHSG Dibuka Melemah Pada Awal Perdagangan Rabu (11/1), Sektor Keuangan Turun

Total volume perdagangan saham di bursa hingga sesi I hari ini mencapai 9,79 miliar saham dengan total nilai Rp 5,70 triliun. 

Top gainers LQ45 hingga sesi I hari ini adalah:

1. PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) (2,70%)
2. PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK) (1,52%)
3. PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) (1,49%)

Top losers LQ45 hingga sesi I hari ini adalah:

1. PT Bank Jago Tbk (ARTO) (-4,04%)
2. PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) (-3,44%)
3. PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) (-2,94%)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
11.11
Kontan Academy
[Executive Education Program] Sustainable Development and ESG Leadership Mitigasi Risiko SP2DK dan Pemeriksaan Pajak

[X]
×