kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

IHSG melawan arus penurunan bursa Asia


Jumat, 28 Juni 2019 / 09:19 WIB


Reporter: Wahyu Tri Rahmawati | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melawan arus pelemahan bursa Asia pada perdagangan terakhir pekan ini. Jumat (28/6) pukul 9.08 WIB, IHSG menguat 16 poin atau 0,26% ke 6.369.

Tujuh sektor menyokong kenaikan IHSG di awal perdagangan. Sektor infrastruktur mencatat kenaikan terbesar, yakni 0,58%. Sektor keuangan menguat 0,46%. Sektor aneka industri naik 0,20%. Sedangkan sektor barang konsumen menguat 0,24%.

Sektor tambang menjadi pemberat indeks dengan penurunan 0,18%. Sektor properti dan konstruksi pun turun 0,16%. Sedangkan sektor perdagangan dan jasa turun tipis 0,05%.

Top gainers LQ45 pada pagi ini adalah:

  • PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) 2,04%
  • PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) 1,69%
  • PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) 1,22%

Top losers LQ45 terdiri dari:

  • PT Adaro Energy Tbk (ADRO) -2,17%
  • PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) -1,22%
  • PT Indika Energy Tbk (INDY) -1,19%

Investor asing mencetak pembelian bersih Rp 93,14 miliar di seluruh pasar. Saham-saham dengan pembelian bersih terbesar asing adalah PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 68,8 miliar, TLKM Rp 16,4 miliar, dan BBNI Rp 14,1 miliar.

Saham-saham dengan penjualan bersih terbesar asing adalah PT Gudang Garam Tbk (GGRM) Rp 8 miliar, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 6,5 miliar, dan PT Bank Danamon Tbk (BDMN) Rp 2 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×