kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

IHSG masih berpotensi melemah


Senin, 13 Oktober 2014 / 05:50 WIB
ILUSTRASI. SPKLU PLN


Reporter: Sinar Putri S.Utami | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali anjlok di akhir pekan. IHSG turun 0,62% ke 4.962,96 pada Jumat (10/10). Meski begitu, selama sepekan IHSG menguat tipis 0,23%. Penurunan ini juga terdorong bursa Asia yang melemah. Indeks MSCI Asia Pacific anjlok 1,57% ke 136,55. Selama sepekan bursa Asia melemah 1,22%.

Lanjar Nafi Taulat, Analis Reliance Securities, menilai, pelemahan ini karena pertemuan Dana Moneter Internasional (IMF) dan G20 yang membahas perkembangan dunia. "Pertemuan Europe Central Bank (ECB) yang membahas paket kebijakan moneter di Eropa memicu dollar Amerika Serikat menguat terhadap mata uang emerging market," ujar dia. Selain itu, tingkat kepercayaan konsumen di Jepang di bawah ekspektasi pasar.

Purwoko Sartono, Analis Panin Sekuritas, mengatakan, pemangkasan proyeksi pertumbuhan ekonomi oleh IMF menyebabkan bursa regional termasuk IHSG anjlok dalam. Tak hanya itu, permintaan ekspor komoditas dari Indonesia berkurang membuat harga komoditas kian melemah.

Purwoko memproyeksikan, IHSG akan melemah di 4.940-5.000. Dan Lanjar memprediksikan di 4.930-5.000 dengan kecenderungan menguat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×