Reporter: Yudho Winarto | Editor: Yudho Winarto
JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tergelincir di tengah menghijaunya saham regional, Kamis (6/10). Mengacu data RTI, indeks ditutup terkoreksi 0,21% atau 11,304 poin ke level 5.409,344.
Volume perdagangan hari ini 9,27 miliar lot saham dengan nilai transaksi mencapai Rp 6,06 triliun. Ada 184 saham bergerak turun, 111 saham bergerak naik, 96 saham stagnan.
Tujuh dari 10 indeks sektoral menyeret IHSG. Sektor infrastruktur memimpin penurunan 1,51% dan diikuti aneka industri turun 0,69%, serta keuangan turun 0,41%.
Sedangkan tiga sektor yang menghijau antara lain; pertambangan naik 2,08%, barang konsumsi naik 0,53%, dan manufaktur naik 0,18%.
Asing kembali melakukan aksi jual perdagangan hari ini. Di pasar reguler, net sell asing Rp 119,737 miliar dan Rp 75,067 miliar keseluruhan perdagangan.
Saham-saham yang masuk top losers LQ45 yaitu, PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) turun 5,23% ke Rp 2.720, PT Lippo Karawaci tbk (LPKR) turun 3,05% ke Rp 955, dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) turun 2,26% ke Rp 5.400.
Saham-saham yang masuk top gainers LQ45 yaitu PT Sri Rejeki Isman Tbk (SRIL) naik 9,01% ke Rp 242, PT Adaro Energy Tbk (ADRO) naik 5,43% ke Rp 1.360, dan PT Tambang Batubara Bukit Asam Tbk (PTBA) naik 3,90% ke Rp 10.650.
Di sisi lain, pasar saham Asia justru naik seiring kenaikan saham Jepang setelah yen menurun. Ditambah sentimen positif datang dari melajunya harga minyak ke level tertinggi lebih dari satu tahun.
Mengacu Bloomberg, indeks MSCI Asia Pacific naik 0,4% menjadi 140,85 pada pukul 16:10 waktu Hong Kong. Indeks Topix Jepang ditutup ke level tertinggi empat bulan setelah yen melemah terhadap dollar untuk hari kedelapan.
Pemicunya datang dari meningkatnya taruhan The Fed akan menaikkan suku bunga tahun ini. Menyusul data-data ekonomi terbaru yang menunjukan perbaikan.
"Data telah konsisten dengan Fed bergerak pada bulan Desember," kata Chris Green, director of economics and strategy di First NZ Capital Group Ltd.
Indeks Hang Seng Hong Kong naik 0,7%, memperpanjang kenaikan untuk hari keempat. Hang Seng China Enterprises Index saham daratan diperdagangkan di Hong Kong menguat 1,4%. Pasar di daratan tetap ditutup untuk liburan selama seminggu.
Indeks Kospi Korea Selatan naik 0,6%. Samsung Electronics Co, melonjak 4,5% menyentuh rekor. Indeks S & P / ASX 200 Australia naik 0,6%, indeks Taiex Taiwan naik 0,1% dan indeks SET Thailand naik 0,3%.
Indeks S & P BSE Sensex India merosot 0,1%, yang merupakan penurunan hari kedua. Sedangkan indeks acuan Singapura dan Malaysia naik setidaknya 0,2%.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













