kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   15.000   0,55%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

IHSG diramal melanjutkan pelemahan pada Senin (29/11)


Minggu, 28 November 2021 / 11:28 WIB
ILUSTRASI. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 2,06% ke level 6.561,55 pada Jumat (26/11).


Reporter: Ika Puspitasari | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 2,06% ke level 6.561,55 pada Jumat (26/11) lalu. Analis Pilarmas Investindo Okie Setya Ardiastama mengatakan, penurunan IHSG seiring dengan pergerakan pada sebagian besar pasar saham Asia.

Dia mengatakan, koreksi bursa Asia lebih karena antisipasi terkait penurunan lebih lanjut akibat dampak dari tapering dan juga sebaran varian baru virus corona yang dinilai dapat menjadi ancaman dari progres pemulihan. Untuk perdagangan Senin (29/11), IHSG diproyeksikan bergerak melemah terbatas pada dengan rentang 6.483-6.622.

“Pada pekan depan pelaku pasar akan mencermati rilis data inflasi dan juga PMI manufaktur yang rencananya akan rilis pada hari Rabu (1/12),” kata Okie.

Baca Juga: IHSG melorot 2,36% dalam sepekan, dibayangi merebaknya varian baru Covid-19

Analis Phintraco Sekuritas Valdy Kurniawan juga meramal IHSG masih dapat berlanjut melemah pada Senin (29/11). Support terdekat di kisaran 6.450-6.500 berpotensi menjadi bottom level, sebelum IHSG mencatatkan technical rebound.

“IHSG diperkirakan fluktuatif dalam rentang 6.450-6.600 di perdagangan Senin (29/11). Potensi rebound didukung net sell investor asing yang relatif kecil jika dibandingkan dengan pelemahan IHSG yang mencapai 2% pada perdagangan Jumat (26/11),” tutur Valdy dalam risetnya, Jumat (26/11).

Valdy menambahkan, saham-saham bluechip, seperti BBCA, BMRI, ASII, MNCN, KLBF, dan ICBP yang memasuki atau berada pada oversold area dapat diperhatikan pada perdagangan Senin (29/11).

Baca Juga: Rupiah melemah 0,88% dalam sepekan, simak prediksinya untuk pekan depan

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×