kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.703.000   40.000   1,50%
  • USD/IDR 16.993   76,00   0,45%
  • IDX 9.134   58,47   0,64%
  • KOMPAS100 1.263   7,36   0,59%
  • LQ45 893   3,69   0,41%
  • ISSI 334   4,00   1,21%
  • IDX30 455   2,66   0,59%
  • IDXHIDIV20 538   4,37   0,82%
  • IDX80 141   0,76   0,54%
  • IDXV30 149   1,74   1,18%
  • IDXQ30 146   0,65   0,45%

IHSG Diproyeksi Menguat Terbatas Jumat (5/12), Begini Rekomendasi Analis


Kamis, 04 Desember 2025 / 18:09 WIB
Diperbarui Kamis, 04 Desember 2025 / 18:20 WIB
IHSG Diproyeksi Menguat Terbatas Jumat (5/12), Begini Rekomendasi Analis
ILUSTRASI. Kapitalisasi Pasar Saham-Suasana di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu (08/10/2025). Otoritas Jasa Keuangan (OJK), menyebut pertumbuhan pasar modal saat ini cukup baik. Bahkan, secara kapitalisasi pasar, bursa saham Indonesia menjadi yang terbesar di Asia Tenggara. Hal tersebut tercermin dari nilai kapitalisasi pasar per 3 Oktober 2025 telah mencapai Rp15.000 triliun. KONTAN/Cheppy A. Muchlis/08/10/2025


Reporter: Muhammad Alief Andri | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan ditutup menguat tipis 0,33% ke level 8.640,20 pada perdagangan Kamis (4/12/2025).

Kenaikan IHSG cenderung terbatas meski pasar mendapat sentimen positif dari ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed pada pekan depan. Sejumlah saham berkapitalisasi besar seperti BREN, BBCA, dan TPIA justru melemah sehingga menahan penguatan indeks.

Analis BRI Danareksa Sekuritas Reza Diofanda mengatakan, secara teknikal potensi pergerakan IHSG pada Jumat (5/12/2025) masih berada pada tren bullish karena tetap bergerak di atas garis MA9. “IHSG masih punya peluang menguat terbatas dengan resistance terdekat di 8.665 dan support di 8.590,” ujarnya kepada Kontan, Kamis (4/12/2025).

Baca Juga: IHSG Diproyeksi Menguji Resistance pada Jumat (5/12), Simak Rekomendasinya

Reza menilai sentimen global, terutama ekspektasi penurunan suku bunga The Fed, menjadi faktor utama yang diperhatikan pasar karena berpotensi mendorong masuknya arus dana asing ke emerging market, termasuk Indonesia. Dari dalam negeri, rilis data cadangan devisa alias foreign exchange reserves juga dipantau investor.

Untuk perdagangan Jumat, Reza merekomendasikan tiga saham. APEX disarankan buy pada rentang Rp 280-Rp 300 per saham dengan target resistance Rp 332-Rp 355 dan stoploss di bawah Rp 280.

ASII direkomendasikan buy di area Rp 6.650-Rp 6.725 dengan target Rp 6.800-Rp 6.900 serta stoploss di bawah Rp 6.500 per saham. Sementara CDIA disarankan buy on weakness di Rp 1.910-Rp 1.960 dengan resistance Rp 2.100-Rp 2.200 dan stoploss di bawah Rp 1.900 per saham.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Foreign Exchange & Hedging Strategies Investing From Zero

[X]
×