kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.012.000   68.000   2,31%
  • USD/IDR 16.905   -13,00   -0,08%
  • IDX 8.272   -2,31   -0,03%
  • KOMPAS100 1.164   0,60   0,05%
  • LQ45 835   1,00   0,12%
  • ISSI 295   -1,17   -0,39%
  • IDX30 437   0,09   0,02%
  • IDXHIDIV20 522   2,39   0,46%
  • IDX80 130   0,02   0,01%
  • IDXV30 143   -0,62   -0,43%
  • IDXQ30 140   0,46   0,33%

IHSG Diproyeksi Menguat pada Perdagangan Senin (23/2), Cek Saham Rekomendasi Analis


Minggu, 22 Februari 2026 / 16:23 WIB
IHSG Diproyeksi Menguat pada Perdagangan Senin (23/2), Cek Saham Rekomendasi Analis
ILUSTRASI. Investor ritel mengamati IHSG lewat gawainya yang Ditutup Melemah (KONTAN/Cheppy A. Muchlis)


Reporter: Rashif Usman | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di zona merah pada akhir perdagangan pekan ini. 

Mengacu pada data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG melemah 2,31 poin atau 0,02% ke level 8.271,76 pada penutupan Jumat (20/2/2026).

Untuk perdagangan pekan terakhir Februari 2026 mendatang, indeks diproyeksi alami kenaikan.

Head of Research NH Korindo Sekuritas Ezaridho Ibnutama mengatakan, IHSG berpotensi menguat padaperdagangan Senin (23/2/2026) dengan level support IHSG berada di 8.176 dan resistance 8.379-8.474.

Baca Juga: IHSG Berpeluang Menguat pada Perdagangan Kamis (18/2), Cek Saham Rekomendasi Analis

Ezaridho menjelaskan bahwa pelaku pasar ke depannya akan mencermati keputusan terbaru dari Mahkamah Agung Amerika Serikat (SCOTUS) yang membatalkan tarif Trump.

Menurutnya, perkembangan terbaru ini berpotensi kembali mengangkat sentimen terhadap Indonesia setelah polemik MSCI dan Moody’s yang sempat menekan kepercayaan investor pada kuartal pertama 2026.

"Prospek pasar saham Indonesia memang tampak lebih cerah, namun pelaku usaha domestik juga berpotensi menghadapi persaingan ketat dari perusahaan Amerika Serikat (AS) yang memperoleh pengecualian dari berbagai regulasi di Indonesia," kata Ezaridho dalam risetnya, Minggu (22/2/2026).

Pengecualian tersebut, termasuk terhadap aturan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) berpotensi memunculkan tuntutan perlakuan yang setara bagi pelaku usaha lokal, terutama jika regulasi yang kompleks menghambat tumbuhnya wirausaha baru.

Baca Juga: Momentum Mudik Dongkrak Saham Komponen Otomotif, Cek Saham Rekomendasi Analis

Di tengah tren pelemahan rupiah, terdapat pula skenario alternatif di mana sebagian perusahaan manufaktur mempertimbangkan relokasi ke Amerika Serikat untuk memanfaatkan pembebasan regulasi, tarif 0%, serta penerimaan pendapatan dalam mata uang dolar AS yang kuat.

Di sisi lain, kesepakatan dagang AS dan Indonesia tetap memunculkan sentimen positif untuk membalikkan tren arus keluar modal dari Indonesia. 

"Kami berpandangan bahwa ketika kesepakatan ini mulai berlaku, regulasi domestik kemungkinan akan beradaptasi terhadap meningkatnya persaingan dalam lanskap bisnis Indonesia," ucapnya.

Senior Market Analyst Mirae Asset Sekuritas, Nafan Aji Gusta berpendapat IHSG untuk perdagangan Senin (23/2/2026) berada di level support 8.210 dan 8.171 serta resistance di posisi 8.376 dan 8.408.

Baca Juga: Proyeksi IHSG di Tengah Sentimen Kebijakan Bank Sentral dan Saham Rekomendasi Analis

Nafan menilai investor dan pelaku pasar akan mencermati kelanjutan sentimen antara MSCI dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bursa Efek Indonesia (BEI), dan Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) terkait reformasi pasar modal, khususnya yang menyangkut transparansi kepemilikan saham dan dinamika free float.

"Ini memungkinkan investor asing bisa melakukan akumulasi saham berkapitalisasi besar," kata Nafan kepada Kontan, Minggu (22/2/2026).

Di sisi lain, pelaku pasar juga mencermati perkembangan hubungan bilateral antara Amerika Serikat dan Indonesia.

Nafan menilai terdapat kesepakatan yang bersifat saling menguntungkan, di mana Indonesia memperoleh fasilitas tarif 0% untuk sekitar 1.800 produk ekspor ke AS. 

Kebijakan ini dinilai dapat memberikan dorongan bagi produk unggulan nasional seperti logam mineral, manufaktur, kayu, hingga furnitur.

Selain itu, apresiasi harga komoditas emas turut menjadi sentimen positif karena berpotensi mendukung kinerja emiten-emiten terkait. 

Baca Juga: IHSG Berpeluang Rebound ke 8.500? Cermati Saham Pilihan Analis Berikut

Pasar juga masih akan dibayangi sejumlah katalis lain, mulai dari rilis laporan keuangan, momentum Ramadan dan Lebaran, hingga musim pembagian dividen yang kerap menjadi perhatian investor.

Dari sisi rekomendasi saham, Ezaridho menyarankan investor untuk mencermati saham logistik perkapalan antara lain PT Samudera Indonesia Tbk (SMDR) di target harga Rp 500, PT Buana Lintas Lautan Tbk (BULL)  dengan target harga Rp 800 dan PT Soechi Lines Tbk (SOCI) pada target harga Rp 1.110 per saham.

 

Selanjutnya: Trump Bakal Kirim Kapal Rumah Sakit ke Greenland, Murni Bantuan Medis?

Menarik Dibaca: Promo Paket Bukber Burger King Hematnya Bikin Puasa Tenang, Mulai Rp 32 Ribuan

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! [Intensive Workshop] Excel for Business Reporting

[X]
×