kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.878.000   -40.000   -1,37%
  • USD/IDR 16.901   42,00   0,25%
  • IDX 8.310   97,96   1,19%
  • KOMPAS100 1.169   11,37   0,98%
  • LQ45 839   8,86   1,07%
  • ISSI 297   2,12   0,72%
  • IDX30 438   6,14   1,42%
  • IDXHIDIV20 525   8,40   1,63%
  • IDX80 130   1,09   0,85%
  • IDXV30 143   1,04   0,73%
  • IDXQ30 141   2,01   1,45%

IHSG Berpeluang Menguat pada Perdagangan Kamis (18/2), Cek Saham Rekomendasi Analis


Rabu, 18 Februari 2026 / 19:37 WIB
IHSG Berpeluang Menguat pada Perdagangan Kamis (18/2), Cek Saham Rekomendasi Analis
ILUSTRASI. IHSG ditutup menguat (ANTARA FOTO/SULTHONY HASANUDDIN)


Reporter: Pulina Nityakanti | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) parkir di zona hijau seusai libur panjang Tahun Baru Imlek. 

Hari ini, IHSG melonjak 97,05 poin atau 1,19% ke level 8.310,22 pada penutupan perdagangan Rabu (18/2/2026).

Total volume perdagangan saham di BEI hari ini mencapai 51,91 miliar dengan nilai transaksi Rp 23,62 triliun. Ada 454 saham yang menguat, 216 saham yang melemah dan 145 saham yang stagnan.

Head of Research MNC Sekuritas Herditya Wicaksana melihat, penguatan IHSG hari ini didorong sektor energi dan barang konsumen non primer.

“Di sisi lain, penguatan IHSG juga sejalan dengan penguatan bursa global dan regional serta harga komoditas dunia,” ujarnya kepada Kontan, Rabu (18/2/2026).

Baca Juga: IHSG Diprediksi Sideways Jelang Long Weekend, Cek Saham Pilihan Analis, Jumat (13/2)

Equity Research Analyst Phintraco Sekuritas, Alrich Paskalis Tambolang menambahkan bahwa penguatan IHSG hari ini didorong oleh optimisme setelah libur panjang. 

Ekspektasi akan kondisi ekonomi yang masih solid, antisipasi kinerja emiten, dan pembagian dividen menjadi beberapa faktor yang mendukung optimisme tersebut. 

“Semua sektor menguat dengan kenaikan terbesar pada sektor transportasi,” katanya kepada Kontan, Rabu.

Sementara itu, mayoritas indeks di bursa Asia juga ditutup menguat, meskipun terdapat kekhawatiran baru akan dampak sektor AI. 

“Bursa China, Hong Kong, Singapura, Taiwan, dan Korea Selatan masih tutup karena libur Tahun Baru Imlek,” ungkap Alrich.

Untuk perdagangan Kamis (19/2/2026), Herditya memperkirakan IHSG masih berpeluang menguat dengan support di 8.263 dan resistance di 8.334.

“Investor akan mencermati rilis data makro Amerika Serikat (AS) dan juga FOMC Minutes, serta akan ada rilis BI Rate,” tuturnya.

Herditya pun menyarankan untuk perdagangan besok, investor bisa mencermati saham BUVA dengan target harga Rp 1.595 - Rp 1.720 per saham, INET Rp 458 - Rp 494 per saham, dan PANI Rp 11.725 - Rp 12.200 per saham.

Baca Juga: Asing Net Sell Rp 2,50 Triliun, Cek Saham yang Banyak Dilepas Sepekan Terakhir

Alrich melihat, IHSG pada perdagangan besok akan bergerak di level support 8.250 dan resistance 8.400, dengan pivot di level 8.350.

Investor akan mencermati hasil Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia pada Kamis besok, yang diperkirakan masih akan mempertahankan BI Rate pada level 4,75%, Deposit Facility Rate tetap pada 3,75% dan Lending Facility Rate tetap di level 5.5%.

”Selain itu, juga akan dirilis data pertumbuhan kredit bulan Januari 2026 yang diperkirakan cenderung stabil di level 9,6%,” katanya.

Alrich menyarankan investor mencermati saham MEDC, ADMR, TOBA, EMTK, dan BBYB untuk perdagangan esok.

Selanjutnya: Kondom Bukan Sekadar Alat Kontrasepsi, juga Bentuk Self-care

Menarik Dibaca: Kondom Bukan Sekadar Alat Kontrasepsi, juga Bentuk Self-care

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! [Intensive Workshop] Excel for Business Reporting

[X]
×