kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   50.000   1,72%
  • USD/IDR 16.853   10,00   0,06%
  • IDX 8.212   -53,08   -0,64%
  • KOMPAS100 1.158   -9,98   -0,85%
  • LQ45 830   -9,73   -1,16%
  • ISSI 295   -1,25   -0,42%
  • IDX30 432   -3,95   -0,91%
  • IDXHIDIV20 516   -4,82   -0,92%
  • IDX80 129   -1,21   -0,93%
  • IDXV30 142   -0,67   -0,47%
  • IDXQ30 139   -1,75   -1,24%

IHSG Diproyeksi Melemah Terbatas, Cermati Saham Rekomendasi Analis, Senin (9/2)


Minggu, 08 Februari 2026 / 20:26 WIB
IHSG Diproyeksi Melemah Terbatas, Cermati Saham Rekomendasi Analis, Senin (9/2)
ILUSTRASI. IHSG ditutup menguat (ANTARA FOTO/SULTHONY HASANUDDIN)


Reporter: Rashif Usman | Editor: Noverius Laoli

Proyeksi IHSG 

Memasuki perdagangan pekan depan antara 9 Februari–13 Februari 2026, perhatian pasar akan tertuju pada sejumlah rilis data ekonomi penting dari Amerika Serikat, China, dan Indonesia yang berpotensi memengaruhi pergerakan pasar keuangan global maupun domestik. 

Dari Amerika Serikat, data inflasi menjadi sorotan utama dengan proyeksi penurunan ke level 2,5% yoy dari 2,7% yoy pada periode sebelumnya, yang dapat memperkuat ekspektasi pelonggaran kebijakan moneter The Fed. 

Selain itu, initial jobless claims diperkirakan berada di kisaran 235 ribu, sementara tingkat pengangguran diproyeksikan tetap stabil di 4,4% mencerminkan pasar tenaga kerja yang mulai melandai.

Dari China, pasar akan mencermati rilis data inflasi yang diproyeksikan turun menjadi 0,4% yoy dari 0,8% yoy, mengindikasikan tekanan permintaan domestik yang masih lemah dan ruang kebijakan yang lebih longgar bagi otoritas setempat.

Data ini penting mengingat peran China sebagai mitra dagang utama Indonesia dan pengaruhnya terhadap sentimen komoditas global.

Baca Juga: IHSG Berpeluang Bergerak Mixed Cenderung Menguat Kamis (5/2), Ini Rekomendasi Analis

Di dalam negeri, fokus investor tertuju pada rilis penjualan ritel Desember 2025 sebagai indikator daya beli masyarakat menjelang akhir tahun, serta data penjualan mobil Januari 2026 yang akan memberikan gambaran awal mengenai tren konsumsi dan permintaan domestik di awal tahun.

Data-data ini akan menjadi konfirmasi lanjutan atas ketahanan konsumsi rumah tangga yang selama ini menjadi penopang utama pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Di luar rilis data ekonomi, pasar juga masih akan mencermati perkembangan kebijakan Moody’s, khususnya dampaknya terhadap perusahaan-perusahaan Indonesia yang mengalami penurunan outlook, mengingat potensi implikasinya terhadap persepsi risiko, biaya pendanaan, dan sentimen investor. 

"Secara keseluruhan, dengan masih tingginya faktor kehati-hatian global dan domestik, pergerakan pasar pada pekan ini diproyeksikan bervariasi cenderung melemah terbatas, dengan level support di 7.716 dan resistance di 8.207," terang Imam.

Rekomendasi Saham

Imam membagikan sejumlah rekomendasi saham yang layak dicermati untuk perdagangan pekan depan, antara lain:

1. PT Panin Financial Tbk (PNLF)

Rekomendasi: Buy on pullback

Entry: Rp 270-Rp 272

Target harga: Rp 292

Stop loss: Di bawah Rp 260

Baca Juga: IHSG Masih Rawan Terkoreksi pada Selasa (3/2), Ini Rekomendasi Analis

2. PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO)

Rekomendasi: Buy

Entry: Rp 2.080

Target harga: Rp 2.240

Stop loss: Di bawah Rp 2.000

3. PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI)

Rekomendasi: Buy

Entry: Rp 8.925

Target harga: Rp 9.600

Stop loss: Di bawah Rp 8.600

Selanjutnya: Masuk IDX80, Saham BREN, CUAN, dan HRTA, Begini Proyeksi Analis

Menarik Dibaca: Hasil BATC 2026: Kalah dari Jepang, Tim Putra Indonesia Raih Medali Perunggu

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! [Intensive Workshop] Excel for Business Reporting

[X]
×