kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.622.000   10.000   0,38%
  • USD/IDR 18.015   32,00   0,18%
  • IDX 6.174   -22,50   -0,36%
  • KOMPAS100 806   -5,49   -0,68%
  • LQ45 611   -3,58   -0,58%
  • ISSI 214   -0,55   -0,26%
  • IDX30 344   -2,04   -0,59%
  • IDXHIDIV20 426   -2,92   -0,68%
  • IDX80 92   -0,59   -0,64%
  • IDXV30 116   -0,54   -0,46%
  • IDXQ30 110   -0,86   -0,78%

IHSG cenderung lemah karena minim katalis


Jumat, 09 November 2012 / 13:14 WIB
ILUSTRASI. Deretan gedung bertingkat di Jakarta, Rabu (19/5/2021). Waduh, kualitas udara di Jakarta tercatat terburuk sedunia pada pagi Senin (23/8).


Reporter: Dyah Ayu Kusumaningtyas |

JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah terkena dampak negatif dari penutupan Wall Street tadi malam.

Analis BNI Securities Thendra Crisnanda berujar, pelemahan indeks di sesi pertama tadi masih didominasi oleh kekhawatiran terhadap ancaman fiscal cliff AS yang berpotensi menghambat ekonomi dunia.

Selain itu, kondisi Eropa yang juga belum menunjukkan tren pemulihan masih menjadi perhatian para pelaku pasar dalam mengambil keputusan.

"Saham-saham big caps seperti ASII, UNTR, PGAS, UNVR dan BBRI masih membebani pergerakan IHSG," terang Thendra kepada KONTAN, Jumat (9/11). Kemungkinan, menurut Tendra, minimnya sentimen positif masih menyebabkan indeks tetap terkonsolidasi pada sesi kedua nanti di kisaran 4.300-4.350.

"Tetapi kami memperkirakan indeks akan sedikit rebound didorong oleh tingkat inflasi China yang di luar ekspektasi turun ke level terendah dalam 33 bulan terakhir," tambahnya.

Analis Phillip Securities Venty Arnesya memprediksi IHSG masih akan bergerak bervariasi dengan kecenderungan melemah. Sebab insentif di pasar minim.

"IHSG  pada perdagangan hari ini memiliki support di 4.270-4.290 dan resistance di 4.350-4.370 dengan kecenderungan melemah," kata Venthy.
 
Ia merekomendasikan buy on weakness saham ASII pada harga Rp 7.500, SSIA di harga Rp 1.110, BBRI di harga Rp 7.050, dan MAPI pada Rp 6.300.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Legacy Data-Driven Forecasting: Prediksi Penjualan Lebih Akurat, Keputusan Bisnis Lebih Tepat

[X]
×