kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.963   50,00   0,28%
  • IDX 5.695   51,92   0,92%
  • KOMPAS100 735   7,36   1,01%
  • LQ45 557   3,64   0,66%
  • ISSI 198   1,89   0,96%
  • IDX30 316   1,31   0,42%
  • IDXHIDIV20 389   -0,57   -0,15%
  • IDX80 83   0,64   0,78%
  • IDXV30 106   -0,46   -0,43%
  • IDXQ30 102   0,12   0,12%

IHSG berpotensi menuju level resistance Rabu besok


Selasa, 11 Juli 2017 / 22:42 WIB


Reporter: Tane Hadiyantono | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup dengan penguatan tipis 0,03% pada level 5.773,326, Selasa (11/7). Pasalnya sempat terjadi pelemahan di awal pergerakan karena adanya aksi beli pelaku pasar yang memanfaatkan pelemahan sebelumnya.

Analis Binaartha Parama Sekuritas Reza Priyambada menyatakan, ada potensi IHSG menuju level resistance di area 5.783 dan 5.793 pada perdagangan Rabu (12/7).

"Terdapat pola bullish harami doji star candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi bullish continuation pada pergerakan indeks," kata Reza.

Reza melanjutkan pergerakan tersebut juga berasumsi pada aksi beli dapat kembali terjadi dengan memanfaatkan pelemahan periode sebelumnya.

Menurut Reza, beberapa saham-saham pilihan yang patut dicermati untuk Buy on Weakness adalah PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) dan PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP).

Sedangkan untuk Akumulasi Beli adalah Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA), Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR), Kalbe Farma (KLBF) dan perusahaan batubara Delta Dunia Makmur (DOID).

Salah satu faktor penguatan IHSG adalah pergerakan imbal hasil obligasi global yang berimbas pada mulai terbatasnya pergerakan nilai tukar dollar AS.

Hal ini juga berimbas pada penguatan sejumlah indeks saham global. Asing sendiri telah mencatat net sell Rp 618,72 miliar dari sebelumnya net sell Rp 536,72 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×