kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

IHSG berpotensi dilanda profit taking


Kamis, 05 Oktober 2017 / 07:33 WIB


Reporter: Chindy Puri | Editor: Dupla Kartini

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali menembus rekor baru. Pada transaksi kemarin (4/10), IHSG ditutup menguat 0,20% menjadi 5.951,48. Dalam sebulan terakhir, IHSG sudah menguat 2,08%.

Analis First Asia Capital David Nathanael Sutyanto menilai, anomali masih terjadi pada pelemahan rupiah dan investor asing yang masih menarik dananya (capital outflow) dari Bursa Efek Indonesia. Pada perdagangan kemarin, investor asing melakukan penjualan bersih (net sell) senilai Rp 264,94 miliar.

Sedangkan aliran dana masuk yang berasal dari investor lokal masih cukup banyak. Hal inilah yang mendongkrak saham sektor komoditas seperti pertambangan dan perkebunan.

Indeks sektor pertambangan menguat 1,52%, dipimpin saham INCO, ADRO, AALI, ITMG dan PTBA. Sementara indeks sektor perkebunan naik 1,09%, ditopang saham BWPT, SIMP, LSIP, GZCO dan AALI.

Pada hari ini (5/10), David menyarankan pelaku pasar mewaspadai aksi profit taking. Oleh karena itu, dia memprediksi IHSG terkoreksi tipis di level support 5.910-6.000. "Karena biasanya sudah tiga hari naik, jarang naik lebih kencang lagi," jelas dia.

Analis Reliance Sekuritas, Lanjar Nafi memprediksi, IHSG hari ini tertekan dengan support 5.910 dan resistance 5.967. "Peluang IHSG naik ke level 5.980 masih berat," ujar dia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×