kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.819.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.620   67,00   0,38%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

IHSG berpeluang melemah di awal pekan, ini analisanya


Minggu, 25 November 2018 / 19:32 WIB
ILUSTRASI. Bursa Efek Indonesia


Reporter: Intan Nirmala Sari | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan awal pekan (26/11) berpeluang bergerak pada zona merah atau mengindikasikan pelemahan, meskipun pada akhir pekan lalu, indeks berhasil ditutup menguat 15 poin.

Berdasarkan RTI, indeks Jumat (23/11) ditutup menguat sebanyak 0,26% ke level 6.006,20. Sayangnya, penguatan tersebut justru diikuti aksi net sell dari investor asing di seluruh market senilai Rp 139,43 miliar.

"IHSG menguat 15 poin (23/11) membentuk candle dengan body naik kecil dan shadow di atas dan bawah indikasi kekuatan naik," kata Direktur Investa Saran Mandiri Hans Kwee, Minggu (25/11).

Dengan begitu, menurutnya, IHSG berpeluang konsolidasi melemah pada perdagangan Senin (26/11) dengan kisaran support 5.971 sampai 5.908. Sedangkan untuk level resistance, diperkirakan berada pada kisaran 6.017 sampai 6.058.

Adapun beberapa saham yang masih direkemondasikan untuk perdagangan besok (26/11) dari Investa Saran Mandiri, yakni saham AKRA, BRPT, ERAA, SMGR, ITMG dan LPPF.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×