kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.788.000   -12.000   -0,43%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

IHSG bergerak mendatar di dua zona


Kamis, 08 Februari 2018 / 09:24 WIB
ILUSTRASI. Layar elektronik perdagangan saham Bursa Efek Indonesia


Reporter: Wahyu Tri Rahmawati | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bingung mencari arah pada awal perdagangan hari ini. Kamis (8/2) pukul 9.10 WIB, IHSG bergerak di dua zona, dan masih cenderung mendatar dengan penurunan 0,01% ke 6.534, lalu mulai menanjak lagi di zona hijau, dengan kenaikan tipis.

Tiga sektor menguat. Ketiga sektor ini adalah sektor keuangan 0,15%, sektor konstruksi 0,14%, dan sektor perdagangan 0,02%.

Tujuh sektor melemah, tapi juga dengan penurunan tipis. Sektor aneka industri mencatat penurunan terbesar, 0,51%. Sektor industri dasar turun 0,25% dan sektor manufaktur turun 0,16%.

Dari jumlah saham masih ada lebih banyak saham yang menguat, sebanyak 111 saham. Sedangkan 80 saham melemah dan 97 saham mendatar.

Berikut top gainers pada LQ45:
- PT Sri Rejeki Isman Tbk (SRIL) 1,78%
- PT Bumi Resources Tbk (BUMI) 1,32%
- PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) 0,85%

Sedangkan jajaran top losers LQ45 adalah:
- PT Media Nusantara Citra tbk (MNCN) -1,29%
- PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) -1,20%
- PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) -0,95%

Investor asing mencatat penjualan bersih Rp 40,07 miliar di seluruh pasar. Penjualan bersih asing terbesar adalah saham PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) Rp 28,4 miliar, disusul PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 15,5 miliar, dan PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) Rp 6,7 miliar.

Pembelian bersih asing tampak pada saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 8,3 miliar, PT Indika Energy Tbk (INDY) Rp 4,4 miliar, dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp 2,9 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×