kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.947.000   -7.000   -0,24%
  • USD/IDR 16.802   -28,00   -0,17%
  • IDX 8.291   159,23   1,96%
  • KOMPAS100 1.172   25,90   2,26%
  • LQ45 842   12,51   1,51%
  • ISSI 296   7,86   2,73%
  • IDX30 436   5,12   1,19%
  • IDXHIDIV20 520   1,62   0,31%
  • IDX80 131   2,69   2,10%
  • IDXV30 143   1,37   0,97%
  • IDXQ30 141   0,56   0,40%

IHSG bearish karena rupiah melemah, analis sarankan harga BBM naik


Selasa, 04 September 2018 / 20:34 WIB
IHSG bearish karena rupiah melemah, analis sarankan harga BBM naik
ILUSTRASI. Bursa Efek Indonesia


Reporter: Auriga Agustina | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 1,04% ke level 5.905,30, pada perdagangan Selasa (4/9). Tekanan yang kuat terhadap nilai tukar rupiah menjadi salah satu fator IHSG melorot. Di pasar spot, kurs rupiah melemah ke level Rp 14.930 per dollar AS.

Edwin Sebayang, analis MNC Sekuritas memprediksi, IHSG akan turun lagi dengan support 5.850 dan resistance di level 5.950, Rabu (5/8). Faktor penyebabnya masih sama yakni sentimen pelemahan nilai tukar rupiah.

Edwin menyarankan pemerintah menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) dan juga tarif dasar listrik (TDL) untuk mengurangi tekanan current account deficit (CAD) dan mengurangi tekanan anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN). "Kalau terlalu lama tidak menaikkan harga BBM, APBN kita akan semakin babak belur," ujarnya, (4/9).

Menurutnya, untuk jangka panjang, kenaikan harga BBM bagus untuk membuat APBN semakin sehat. Memang kenaikakn harga BBM akan membuat inflasi meningkat dan suku bunga pun akan naik. Namun, berkurangnya tekanan CAD dapat memperkuat nilai tukar mata rupiah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×