kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

IHSG awal pekan diramal tetap sideways


Senin, 30 Juni 2014 / 08:30 WIB
ILUSTRASI. Manfaat buah pir untuk kesehatan.


Reporter: Dityasa H Forddanta | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih betah di zona merah. Sepertinya, kekuatan IHSG untuk menggapai penguatan awal pekan ini masih tetap tertahan.

Indeks diprediksi masih tetap dalam keadaan sideways. "Pelemahan rupiah terhadap dollar AS menahan kenaikan IHSG lebih lanjut," imbuh Senior Research Yuganur Wijanarko, Senin (30/6).

Menurutnya, indeks hari ini akan bergerak pada support 4.820-4.750. Sementara kisaran resistance IHSG ada di 4.890-4.920.

Dia menambahkan, dalam keadaan tanpa ada arah jelas ini sebenarnya merupakan kesempatan untuk akumulasi posisi menjelang pemilu presiden nanti. Saham ASII, ADRO, SIMP, dan AISA menjadi pilihannya.

Kepala Riset Trust Securities Reza Priyambada sependapat. Pelemahan rupiah menjadi salah satu pemberat utama IHSG hari ini. Apalagi, perekonomian AS menunjukan sinyal pelemahan sehingga pelaku pasar lebih banyak membutuhkan dollar AS dibanding rupiah.

Menurutnya, indeks hari ini akan bergerak pada rentang support 4.820-4.832. Adapun perkiraan rentang resistance IHSG ada di 4.865-4.880.

"Diharapkan penguatan pada bursa saham AS dapat memberikan sentimen positif pada IHSG dan dapat memanfaatkan pelemahan yang ada untuk kembali melakukan aksi beli bertahap," jelas Reza.

Hari ini, dia merekomendasikan saham ARNA, BBRI, MAIN, SCMA, ELSA, ASII, dan ROTI.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×