Reporter: Rashif Usman | Editor: Avanty Nurdiana
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok 438,876 poin atau 5,27% ke 7.890,72 pada perdagangan Senin (2/2/2026) pukul 15: 28 WIB.
Chief Investment Officer (CIO) Danantara Indonesia, Pandu Sjahrir mengatakan kondisi pergerakan pasar saham saat ini memang sedang melemah. Meski demikian, ia mencatat masih terjadi net foreign buy pada paruh pertama perdagangan.
Menurut Pandu, tekanan terutama terjadi pada saham-saham dengan valuasi yang sebelumnya sudah terlalu tinggi atau kurang menarik secara investasi atau uninvestable, sehingga kini mengalami koreksi harga.
Baca Juga: Ini Bocoran Danantara Soal Pertemuan SRO dengan MSCI Sore Ini
Sebaliknya, saham-saham dengan fundamental kuat justru masih mencatatkan aksi beli bersih. Hal ini terlihat dari daftar saham dengan transaksi beli dan jual terbesar.
"Kalau dilihat observasi awal dari sisi ritel melihat saham-saham yang memiliki valuasi yang mungkin amat tinggi atau bahasanya uninvestable itu mengalami koreksi, mungkin akan mengalami koreksi alam. Sedangkan saham-saham yang memiliki fundamental yang baik, yang positif, kebanyakan malah institusi yang membeli. Jadi ini juga mungkin ya salah satu yang perlu dilakukan lah dalam beberapa hari ke depan kita akan melihat tren ini," kata Pandu di gedung Bursa Efek Indonesia, Senin (2/2/2026).
Pandu menekankan kondisi pasar saat ini tidak perlu dikhawatirkan. Investor, menurutnya, perlu kembali fokus pada fundamental dan valuasi perusahaan, serta tidak hanya terpaku pada pergerakan jangka pendek.
"Jangan karena sehari melihat. Oh, hari ini mungkin merah, tapi untuk saham-saham yang punya valuasi yang baik, fundamental yang baik, likuiditas yang baik, maybe it’s a good time to buy. Tapi kelihatannya orang sudah ke sana, sudah mulai membeli," tambahnya.
Pandu menambahkan Danantara juga aktif melakukan pembelian saham pada perdagangan hari ini, terutama pada emiten dengan valuasi menarik, arus kas kuat, serta fundamental dan likuiditas yang solid.
Selanjutnya: Nilai Impor Desember 2025 Naik Jadi US$ 23,83 Miliar, Terdongkrak Impor Barang Modal
Menarik Dibaca: Tatjana dan Fadi Alaydrus Jadi Perbincangan Netizen dalam Drama Tiba-Tiba Brondong
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













