kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Holcim kantongi pinjaman Rp 2 triliun


Kamis, 18 September 2014 / 19:11 WIB
ILUSTRASI. Jadwal Imsakiyah Samarinda Selama Ramadhan 2023, Daftar Lengnya di Sini. ANTARA FOTO/Rony Muharrman/hp.


Reporter: Annisa Aninditya Wibawa | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Untuk melancarkan bisnisnya, PT Holcim Indonesia Tbk (SMCB) tengah membutuhkan pendanaan eksternal. Di kuartal keempat mendatang, SMCB akan menarik pinjaman sebesar Rp 2 triliun.

"Kami baru akan menandatangani perjanjian baru November ini," ungkap Direktur Keuangan Holcim Kent Carson, Kamis (18/9).

Kebutuhan pendanaan tersebut akan diperoleh dari pinjaman beberapa bank lokal dan asing. Adapun, tenor yang diincar yakni tiga sampai empat tahun.

Rencananya, SMCB akan menggunakan Rp 1,2 triliun dari pinjaman itu untuk pembiayaan kembali atau refinancing. SMCB tercatat memiliki utang jangka pendek Rp 900,96 miliar. Kemudian, utang jangka panjangnya adalah Rp 2,62 triliun.

Kemudian, Rp 800 miliar akan dipakai sebagai tambahan belanja modal atau capital expenditure (capex) 2015. Namun, Kent tak mau menjelaskan berapa kebutuhan capex SMCB tahun depan.

Akhir bulan lalu, Holcim baru mulai melakukan pembangunan terminal semen di Lampung. Terminal tersebut memiliki luas 4,7 hektar dengan kapasitas 1 juta ton. Kent mengatakan, terminal Lampung ini bertujuan untuk mengatasi masalah kemacetan di Terminal Merak.

Kemudian, SMCB pun tengah dalam pembangunan pabrik Tuban 2. Investasinya yakni US$ 315 juta. Kent bilang, pihaknya telah mengamankan pendaan untuk pabrik Tuban.

Kebutuhan dana tersebut diperoleh dari Export Credit Agency (ECA) dari KfW IPEX-Bank GmbH. Pinjaman tersebut bernilai € 71,76 juta dan US$ 3,21 juta. Fasilitas ini memiliki bunga 1,57% per tahun untuk kredit denominasi euro dan 1,84% per tahun untuk dollar AS.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×