kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.695.000   18.000   0,67%
  • USD/IDR 17.887   62,00   0,35%
  • IDX 6.450   47,94   0,75%
  • KOMPAS100 831   1,62   0,20%
  • LQ45 631   -1,25   -0,20%
  • ISSI 227   4,63   2,08%
  • IDX30 352   -1,25   -0,35%
  • IDXHIDIV20 429   -1,46   -0,34%
  • IDX80 95   0,08   0,09%
  • IDXV30 119   0,94   0,79%
  • IDXQ30 112   -0,32   -0,28%

Hingga kuartal I-2020, harta duo Hartono Grup Djarum lenyap US$ 12,43 miliar


Jumat, 03 April 2020 / 21:54 WIB
ILUSTRASI. Robert Budi Hartono, konglomerat dari Grup Djarum. /Swa-Repro


Reporter: Azis Husaini | Editor: Azis Husaini

Kini, Djarum Grup telah berada di bawah kendali generasi ketiga. Bisa dikatakan, generasi ketiga Djarum Grup memiliki tantagan yang berbeda dengan para pendahulunya.

Saat ini pun, kerajaan bisnis Djarum harus bisa lincah dalam menghadapi disrupsi teknologi. Keberadaan GDP Venture bisa jadi merupakan salah satu upaya Djarum Grup untuk bisa terus mengembangkan bisnisnya di era disrupsi digital ini.

Baca Juga: Pemilik Djarum Budi Hartono kehilangan kekayaan US$ 4,7 miliar per 17 Maret 2020

Dari laman resminya, GDP Ventures mendanai beberapa perusahaan rintisan seperti Kaskus, Mindtalk, Blibli.com, Cumi, Garasi.id, Gojek, Infokost.id, Tiket.com, Tinkerlust, Bobotoh.id, Bolalob, Beritagar.id, IDN Media, Dailysocial.id, Endeus, Historia, Kurio, Kumparan, Kicir, Opini.id, Womantalk.com, dan perusahaan rintisan yang menawarkan jasa solusi lainnya.

Teranyar, dikutip dari CB Insight, GDP venture terlibat dalam pendanaan seri A startup fotografer profesional SweetEscape bersama dengan konsorsium. Besaran dana segar yang disuntikkan mencapai 6 juta dollar AS per Juli 2019 lalu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×