kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.580.000   -17.000   -0,65%
  • USD/IDR 17.988   -10,00   -0,06%
  • IDX 6.122   -26,16   -0,43%
  • KOMPAS100 793   -5,23   -0,65%
  • LQ45 608   -3,65   -0,60%
  • ISSI 212   -0,09   -0,04%
  • IDX30 337   -1,94   -0,57%
  • IDXHIDIV20 427   -0,46   -0,11%
  • IDX80 91   -0,65   -0,71%
  • IDXV30 115   -0,40   -0,35%
  • IDXQ30 110   -0,10   -0,09%

Hari ini, rupiah diprediksi melemah Rp 13.000


Rabu, 25 Februari 2015 / 06:47 WIB
ILUSTRASI. SIM Keliling Jakarta Hari Ini 12/9/2023, Perpanjang SIM Juga Bisa Online Di Hp


Reporter: Namira Daufina, Veri Nurhansyah Tragistina | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Rupiah diprediksi bakal kembali kembali terkulai di hadapan dollar Amerika Serikat (AS).  Pidato Gubernur Bank Sentral AS The Fed, Janet Yellen, menjadi sentimen utama yang mempengaruhi rupiah dalam dua hari ke depan.

Pada Selasa (24/2), rupiah kembali melemah 0,67% ke 12.922 di pasar spot. Rupiah juga terkoreksi 0,41% di kurs tengah Bank Indonesia (BI) menjadi Rp 12.866.

Vice President Investment PT Quant Kapital Investama Hans Kwee mengatakan, pasar menunggu uraian Jannet Yellen di depan kongres yang akan dilakukan dalam dua hari ke depan. 

Investor memiliki ekspektasi, Yellen akan memberikan kisi-kisi rencana The Fed menaikkan suku bunga acuan. "Pasar grogi menanti, sehingga rupiah jatuh mendekati level terendah di 
Rp 12.930," kata Hans.

Reny Eka Putri, analis Pasar Uang PT Bank Mandiri Tbk, menambahkan, sentimen Eropa ikut menekan rupiah. Peluang Yunani mendapatkan perpanjangan bailout masih 50%-50%. Ini membuat pasar enggan memegang EUR, USD pun melonjak.

Hari ini, Reny menduga rupiah melemah di Rp 12.850-Rp 13.000. Sedangkan, Hans memprediksi, rupiah terkoreksi di Rp 12.900-Rp12.930.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×