kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.645.000   -15.000   -0,56%
  • USD/IDR 17.870   -65,00   -0,36%
  • IDX 5.821   -75,34   -1,28%
  • KOMPAS100 752   -12,33   -1,61%
  • LQ45 573   -10,72   -1,84%
  • ISSI 201   -1,70   -0,84%
  • IDX30 325   -6,09   -1,84%
  • IDXHIDIV20 401   -6,69   -1,64%
  • IDX80 86   -1,38   -1,59%
  • IDXV30 108   -1,25   -1,14%
  • IDXQ30 105   -1,88   -1,76%

Hari ini rupiah berpotensi menguat


Jumat, 10 April 2015 / 05:52 WIB
ILUSTRASI. Manfaat gula merah untuk kesehatan berkaitan erat dengan kandungan molase di dalamnya.


Reporter: Dina Farisah | Editor: Uji Agung Santosa

JAKARTA. Mata uang garuda tengah terbang tinggi. Di pasar spot, Kamis (9/4), rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) menguat 0,41% dibandingkan hari sebelumnya menjadi Rp 12.904. Rupiah di kurs tengah Bank Indonesia (BI) juga menguat 0,22% menjadi Rp 12.973.

Rully Arya Wisnubroto, analis pasar uang PT Bank Mandiri Tbk, mengatakan, penguatan rupiah lebih banyak dipengaruhi faktor eksternal. Risalah rapat Federal Open Market Committee (FOMC) pada Kamis (9/4) menyatakan, masih ada perbedaan pendapat dari pejabat Bank Sentral AS (The Fed) terkait waktu kenaikan suku bunga.

Sebagian pejabat The Fed optimistis, kenaikan suku bunga dapat terlaksana bulan Juni. Sebagian lainnya beranggapan kondisi ekonomi AS belum stabil untuk menaikkan suku bunga. "Perbedaan pandangan pejabat The Fed memberikan sentimen positif bagi mata uang Garuda," ujar Rully. Rully menduga, rupiah berpeluang menguat lagi. Sebab, klaim pengangguran AS diprediksi naik.

Faisyal, Research and Analyst PT Monex Investindo Futures, menambahkan, data domestik seperti suksesnya lelang SUN dan aksi beli asing di bursa menjaga rupiah pada jalur penguatan. Hari ini, ia menebak rupiah bergerak netral dengan penguatan terbatas di Rp 12.825-Rp 13.040. Sementara Rully menduga di Rp 12.850- Rp 12.980.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×