kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.898   28,00   0,16%
  • IDX 5.821   -75,34   -1,28%
  • KOMPAS100 752   -12,33   -1,61%
  • LQ45 573   -10,72   -1,84%
  • ISSI 201   -1,70   -0,84%
  • IDX30 325   -6,09   -1,84%
  • IDXHIDIV20 401   -6,69   -1,64%
  • IDX80 86   -1,38   -1,59%
  • IDXV30 108   -1,25   -1,14%
  • IDXQ30 105   -1,88   -1,76%

Hari ini IHSG masih rentan koreksi


Jumat, 10 April 2015 / 05:56 WIB
ILUSTRASI. Indeks utama Wall Street ditutup bervariasi di akhir perdagangan Jumat (27/10), dengan mayoritas indeks melemah. REUTERS/Brendan McDermid


Reporter: Sinar Putri S.Utami | Editor: Uji Agung Santosa

JudulJAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kemarin bangkit dan ditutup naik 0,26% menjadi 5.500,90. Pergerakan indeks saham lokal searah laju bursa saham Asia. Pasar saham Asia, yang tecermin dari indeks MSCI Asia Pasifik naik 0,5% ke 151,80 hingga kemarin pukul 16:26 waktu Hong Kong.

Analis Lautandhana Securindo Krishna Dwi Setiawan menilai, IHSG menguat lantaran terkena imbas data regional. "Hampir semua rata-rata bursa Asia kemarin naik," kata dia.

Meski IHSG naik, investor asing mencatatkan net sell senilai Rp 362,34 miliar. Krishna berpendapat, asing mulai net sell setelah data cadangan devisa Indonesia menurun menjadi US$ 111,6 miliar pada Maret 2015. Di bulan sebelumnya, cadangan devisa Indonesia sebesar US$ 115,5 miliar.

Dari sisi teknikal, analis Reliance Securities Lanjar Nafi Taulat menyebutkan, IHSG kemarin terkonsolidasi dan terlihat kembali tertahan di support moving average (MA) 7. Indikator stochastic di area jenuh beli. Lanjar memperkirakan IHSG hari ini (10/4) bergerak mixed cenderung tertekan dengan kisaran 5.450-5.520.

Krishna juga mengatakan hal serupa. Dia menduga, IHSG pada hari ini bergerak menyusut di kisaran 5.478 hingga 5.515. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×