kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.908   38,00   0,21%
  • IDX 5.654   -166,79   -2,87%
  • KOMPAS100 730   -22,37   -2,97%
  • LQ45 557   -15,86   -2,77%
  • ISSI 196   -5,18   -2,57%
  • IDX30 317   -8,39   -2,58%
  • IDXHIDIV20 391   -10,17   -2,54%
  • IDX80 83   -2,44   -2,85%
  • IDXV30 106   -2,15   -1,98%
  • IDXQ30 102   -2,79   -2,66%

Hari ini, harga SUN berpeluang tertekan


Selasa, 03 Mei 2016 / 12:06 WIB


Reporter: Maggie Quesada Sukiwan | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Harga Surat Utang Negara (SUN) di pasar sekunder pada perdagangan Selasa (3/5) berpotensi terkoreksi.

Pada Senin (2/5), rata-rata harga obligasi pemerintah yang tercermin pada INDOBeX Government Clean Price terkoreksi 0,22% dibandingkan hari sebelumnya ke level 112,57.

Analis Fixed Income MNC Securities I Made Adi Saputra menduga, harga obligasi negara pada perdagangan hari ini akan menurun. Namun, masih ada peluang kenaikan harga untuk beberapa seri obligasi negara yang telah mengalami koreksi cukup besar.

"Koreksi harga yang terjadi dalam beberapa hari terakhir menjadikan tingkat imbal hasil SUN menjadi cukup menarik untuk kembali dilakukan akumulasi," terangnya.

Pada Senin (2/5), imbal hasil (yield) SUN seri acuan bertenor lima tahun naik 1,7 bps ke level 7,39%. Begitu pula dengan yield SUN seri acuan bertenor 10 tahun yang terangkat 1,7 bps menjadi 7,88%.

Sementara yield SUN seri acuan bertenor 10 tahun dan 20 tahun relatif tidak banyak mengalami perubahan masing - masing pada level 7,67% dan 7,86%.

Ketika harga obligasi menyusut, yield-nya bakal terangkat. Sebaliknya, jika harga obligasi menukik, yieldnya akan melambung.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×