kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Hari ini, harga SUN berpeluang tertekan


Selasa, 03 Mei 2016 / 12:06 WIB


Reporter: Maggie Quesada Sukiwan | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Harga Surat Utang Negara (SUN) di pasar sekunder pada perdagangan Selasa (3/5) berpotensi terkoreksi.

Pada Senin (2/5), rata-rata harga obligasi pemerintah yang tercermin pada INDOBeX Government Clean Price terkoreksi 0,22% dibandingkan hari sebelumnya ke level 112,57.

Analis Fixed Income MNC Securities I Made Adi Saputra menduga, harga obligasi negara pada perdagangan hari ini akan menurun. Namun, masih ada peluang kenaikan harga untuk beberapa seri obligasi negara yang telah mengalami koreksi cukup besar.

"Koreksi harga yang terjadi dalam beberapa hari terakhir menjadikan tingkat imbal hasil SUN menjadi cukup menarik untuk kembali dilakukan akumulasi," terangnya.

Pada Senin (2/5), imbal hasil (yield) SUN seri acuan bertenor lima tahun naik 1,7 bps ke level 7,39%. Begitu pula dengan yield SUN seri acuan bertenor 10 tahun yang terangkat 1,7 bps menjadi 7,88%.

Sementara yield SUN seri acuan bertenor 10 tahun dan 20 tahun relatif tidak banyak mengalami perubahan masing - masing pada level 7,67% dan 7,86%.

Ketika harga obligasi menyusut, yield-nya bakal terangkat. Sebaliknya, jika harga obligasi menukik, yieldnya akan melambung.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×