kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45892,79   -9,77   -1.08%
  • EMAS932.000 -0,11%
  • RD.SAHAM -0.23%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.08%

Harga terus naik, simak rekomendasi saham Bank Jago & perusahaan digital lain


Kamis, 25 Februari 2021 / 08:20 WIB
Harga terus naik, simak rekomendasi saham Bank Jago & perusahaan digital lain

Reporter: Kenia Intan | Editor: Adi Wikanto

KONTAN.CO.ID - Jakarta. Perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia untuk edisi hari ini, Kamis 25 Februari 2021 segera dibuka. Sebelum buka, investor perlu cermati rekomendasi saham pilihan yang berasal dari perusahaan digital. Perdagangan sebelumnya, saham-saham perusahaan digital dalam tren naik, terutama saham Bank Jago yang sorota investor.

Beberapa saham perusahaan yang bisnisnya berkaitan dengan digital mengalami penguatan selama tiga bulan terakhir. Bahkan, beberapa di antaranya menguat lebih dari 100%.

Mengutip data dari RTI Business, penguatan paling tinggi dialami oleh PT Kioson Komersial Indonesia Tbk (KIOS) hingga 403,45% menjadi Rp 730 pada penutupan perdagangan Rabu (24/2). Setelahnya, disusul oleh PT Bank Jago Tbk (ARTO) yang harga sahamnya terkerek hingga 261,68% menjadi Rp 10.525. 

Ada juga PT Digital Mediatama Maxima Tbk (DMMX), dengan penguatan saham hingga 154,24% menjadi Rp 450. Selain itu, ada saham PT Yelooo Integra Datanet Tbk (YELO) yang meningkat hingga 142% menjadi Rp 121. 

Beberapa saham lain yang menguat cukup tinggi selama tiga bulan terakhir ada PT M Cash Integrasi Tbk (MCAS) hingga 95,63% menjadi Rp 4.030. Ada juga saham PT NFC Indonesia Tbk (NFCX) dan PT Distribusi Voucher Nusantara Tbk (DIVA)  yang menguat masing-masing 29,56% dan 20,19%. 

Analis Binaartha Sekuritas M. Nafan Aji Gusta Utama mengungkapkan, penguatan harga saham-saham perusahaan dengan bisnis digital itu dipicu oleh sentimen positif dari masing-masing emitennya, misalnya saja aksi korporasi. 

Baca Juga: Kinerjanya dinilai berpotensi membaik, simak ulasan analis soal prospek SCMA

Nafan mencontohkan saham Bank Jago atau ARTO yang terkerek karena aksi strategis dengan masuknya PT Aplikasi Karya Anak Bangsa (Gojek) melalui PT Dompet Karya Anak Bangsa (Dokab) sebagai investor. Adapun Gojek memegang 22% saham Bank Jago. 

Mengutip catatan Kontan.co.id sebelumnya, tujuan kolaborasi ini untuk menyediakan layanan perbankan digital melalui platform Gojek. Sehingga, jutaan pelanggan Gojek dapat membuka rekening Bank Jago dan mengelola keuangan lebih mudah lewat aplikasi Gojek.

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.



TERBARU

[X]
×