kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.679.000   50.000   1,90%
  • USD/IDR 17.910   -29,00   -0,16%
  • IDX 6.410   65,94   1,04%
  • KOMPAS100 845   12,09   1,45%
  • LQ45 640   9,44   1,50%
  • ISSI 222   2,82   1,29%
  • IDX30 359   5,14   1,45%
  • IDXHIDIV20 438   4,81   1,11%
  • IDX80 96   1,44   1,52%
  • IDXV30 120   0,97   0,81%
  • IDXQ30 114   1,39   1,23%

Harga tembaga terpukul data China


Selasa, 03 Mei 2016 / 21:05 WIB


Reporter: Wahyu Satriani | Editor: Dupla Kartini

JAKARTA. Harga tembaga di pasar global melorot dibayangi jatuhnya data manufaktur China.

Mengutip Bloomberg, Selasa (3/5), harga tembaga kontrak pengiriman tiga bulan di London Metal Exchange (LME) tergerus 1,9% ke level US$ 4.955 per metrik ton. Padahal, Jumat (29/4) lalu, harga logam industri ini sempat bertengger di level US$ 5.050 per MT. Ini harga tertinggi sejak 22 Maret 2016.

Tiongkok merilis data Purchasing Managers Index (PMI) bulan April 2016 turun di bawah angka 50 yaitu 49,4. Angka tersebut di bawah estimasi ekonom yang sekitar 49,8 dan turun dari posisi Maret 2016 yaitu 49,7. "Data manufaktur China jatuh, sehingga menekan harga tembaga," ujar Direktur Utama PTGaruda Berjangka Ibrahim, Selasa (5/3).

Maklum, Negeri Tembok Besar merupakan salah satu pengguna logam industri terbesar di dunia.

Ibrahim memperkirakan, efek data China ini akan berlanjut. Ia memperkirakan, harga tembaga masih akan tertekan pada Rabu (4/5). Apalagi, saat ini terjadi suplai berlebih di pasar.

Prediksi Ibrahim, Rabu (4/5), tembaga bergulir di kisaran US$ 4.805-US$ 4.825 per MT. Adapun, sepekan, support harga tembaga di level US$ 4.720 dengan resistance US$ 5.080 per metrik ton.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×