kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Harga SUN diprediksi turun seiring kenaikan yield global


Jumat, 13 April 2018 / 10:35 WIB
ILUSTRASI. Pemerintah raup 12 triliun dari Lelang SUN


Reporter: Danielisa Putriadita | Editor: Dupla Kartini

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga surat utang negara (SUN) pada perdagangan Jumat (13/3), berpotensi turun, karena imbal hasil surat utang global naik.

I Made Adi Saputra, analis Fixed Income MNC Sekuritas memperkirakan, harga SUN juga berpotensi turun, lantaran minim katalis penguatan nilai tukar rupiah. Sedangkan, dollar AS berpotensi mendapat sokongan hasil risalah FOMC bulan Maret.

"Adapun risalah FOMC Minutes menunjukkan The Federal Reserves akan menaikkan suku bunga acuan di tengah seluruh anggota melihat adanya kenaikan GDP serta inflasi," kata Made, dalam riset hari ini.  

Menurut Made, inflasi Amerika yang tergambar dari consumer price index (CPI) Maret 2018 naik 2,4% year on year. Ini akan menjadi katalis negatif pada perdagangan SUN, hari ini.

Secara teknikal, Made menganalisis, harga SUN terlihat berubah tren dari naik menjadi sideways di tengah harga yang berada di area netral.

Ia merekomendasikan seri FR0069, FR0053, FR0073, FR0058, FR0074, FR0068, FR0072, dan FR0075.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×