kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Harga SUN berpotensi turun mengantisipasi kenaikan suku bunga AS


Kamis, 30 Agustus 2018 / 09:43 WIB
ILUSTRASI. Pasar Modal


Reporter: Dimas Andi | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Imbal hasil Surat Utang Negara (SUN) diperkirakan akan bergerak naik pada perdagangan Kamis (30/8). Hal ini disebabkan oleh pelemahan rupiah dan kenaikan imbal hasil US Treasury jangka menengah.

Ekonom Samuel Sekuritas Indonesia, Ahmad Mikail mengatakan, imbal hasil US Treasury bergerak naik seiring naiknya data pertumbuhan ekonomi AS pada kuartal kedua. Imbal hasil US Treasury jangka menengah (10 tahun) tercatat naik 3 bps ke level 2,88% sedangkan jangka panjang (30 tahun) stabil di level 3,02%.

“Ekspektasi investor bahwa Federal Reserve akan menaikan suku bunga acuan AS di bulan September turut mendorong kenaikan imbal hasil US Treasury jangka menengah,” sebutnya dalam riset, hari ini.

Pergerakan harga minyak dan gas alam dunia juga mendorong kenaikan imbal hasil US Treasury. Kenaikan ini ditopang oleh jatuhnya persediaan minyak AS pada pekan lalu sebesar 2,6 juta barel.

Mikail memproyeksikan imbal hasil SUN akan bergerak naik. Ia memprediksi, imbal hasil SUN seri acuan 10 tahun akan bergerak di kisaran 7,90%-8,00% pada perdagangan hari ini. Adapun seri obligasi negara yang ia rekomendasikan hari ini antara lain FR0061, FR0035, FR0043, FR0063, dan FR0046.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×