kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.581.000   -14.000   -0,54%
  • USD/IDR 17.992   80,00   0,45%
  • IDX 6.010   -61,64   -1,02%
  • KOMPAS100 774   -11,44   -1,46%
  • LQ45 592   -8,80   -1,46%
  • ISSI 208   -2,25   -1,07%
  • IDX30 328   -4,71   -1,41%
  • IDXHIDIV20 419   -5,32   -1,25%
  • IDX80 88   -1,32   -1,47%
  • IDXV30 114   -0,94   -0,82%
  • IDXQ30 107   -1,23   -1,13%

Harga SUN acuan jangka panjang mulai naik


Rabu, 02 Januari 2013 / 13:34 WIB
ILUSTRASI. Ketua Komisi II DPR RI Ahmad Doli Kurnia Tanjung (kiri) ANTARA FOTO/Galih Pradipta/hp.


Reporter: Dyah Ayu Kusumaningtyas

JAKARTA. Meski perdagangan masih tergolong sepi, harga seri-seri Surat Utang negara (SUN) cenderung bergerak naik pada perdagangan perdana di tahun 2013.

Sampai pukul 11.54 WIB Rabu (2/1), harga SUN seri acuan baru, FR0064 bertenor 15 tahun, sudah naik 40 basis poin dari penutupan 2012, ke 104,25.

Dealer Fixed Income Bank Rakyat Indonesia (BRI), Hadean Arya Wahyudi mencermati pelaku pasar mulai banyak ambil posisi di SUN tenor panjang. "Spread bid dan offer FR0064 menyempit sekitar 30 bps," jelas Hadean kepada KONTAN, Rabu (2/1).

Sedangkan seri SUN menengah pendek cenderung sepi transaksi dengan rentang yang cukup melebar.

Setelah data inflasi keluar hari ini, investor obligasi bakal lebih katif bertransaksi. "Awal pekan mendatang, pasar obligasi akan ramai lagi," prediksi Hadean. Terlebih, pemerintah sudah menyebarkan surat resmi kepada dealer hari ini,  bahwa seri acuan baru seperti FR0064, FR0065, dan FR0066 mulai berlaku.

Namun sampai akhir pekan nanti, Hadean memperkirakan harga obligasi tidak akan bergerak banyak. "Harga SUN akan bergerak di kisaran 50 bps sampai akhir pekan," tuturnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×